8 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berlibur di Bali Saat Nyepi

National Geographic Indonesia

07 December 2018

Pulau Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu akan berhenti beraktivitas di Hari Nyepi. Jika Anda ingin menghabiskan waktu berlibur di Bali pada Hari Raya Nyepi, ada baiknya taati dan hormati beberapa aturan penduduk setempat, seperti berikut:

1. Pantangan di Hari Nyepi

Saat Nyepi, umat Hindu melakukan empat pantangan yang terdiri dari amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati geni (tidak menyalakan api), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Sekalipun Anda pendatang yang sedang liburan, Anda tetap harus menghormati aturan ini.

2. Waktu pelaksanaan Nyepi

Nyepi berlangsung selama 24 jam sejak matahari terbit atau biasanya dimulai pada pukul 06.00 pagi. Tapa brata penyepian selesai pada pukul 06.00 pagi keesokan harinya.

3. Beli tiket transportasi sebelum atau sesudah Nyepi

Bandara, pelabuhan, dan terminal tidak ada yang beroperasi di saat Nyepi. Jadi atur jadwal kedatangan dan kepulangan Anda dengan cermat.

4. Dilarang keluar dari penginapan

Jangan sembarangan berkeliaran di luar hotel. Wisatawan masih dapat keluar kamar hotel, namun tetap berada dalam kawasan hotel.

5. Dilarang berisik

Hormatilah penduduk lokal dengan tak berisik juga tak menyetel volume tinggi pada elektronik.

6. Menyalakan penerangan terbatas

Malam hari diperbolehkan menyalakan lampu kamar hotel. Namun, jika kamar hotel tersebut memiliki balkon, jangan nyalakan lampu balkon. Selain itu, nyalakan satu atau dua lampu kamar. Buat agar penerangan kamar temaram atau tidak terlalu terang. Tirai kamar juga harus tertutup rapat sehingga tidak ada sinar lampu yang tampak dari luar.

7. Siapkan bekal

Selama Nyepi semua toko tutup, siapkan stok makanan, camilan, dan obat-obatan.

8. Apabila sakit saat Nyepi

Segera lapor petugas hotel untuk menelepon rumah sakit terdekat. Nantinya, ambulans rumah sakit yang akan menjemput Anda. Sebab, kendaraan yang diperbolehkan bepergian selama Nyepi hanya ambulans.

Foto: Kristina Jovonovic/Nisangha/iStock