Menjelajahi Bawah Laut Kepulauan Banda

Surga bawah air dikeliling laut dalam. Habitat ratusan terumbu karang, ikan kecil hingga mahluk ‘mistis’ bagi penyelam, hiu martil.

Indonesia terkenal sebagai pusat wisata dan petualangan surga bawah laut dunia. Lebih dari 75 persen spesies ikan dan terumbu karang dunia menjadi kekayaan yang melimpah di perairan Indonesia. Wisatawan, terutama penyuka aktivitas diving dari berbagai penjuru dunia rela jauh-jauh datang menjelajahi perairan Indonesia. Salah satu tempat paling istimewa dan populer bagi penyelam adalah di Kepulauan Banda di Provinsi Maluku.

 

Kepulauan Banda berada sekitar 132 kilometer dari tenggara Ambon, bisa dicapai dengan pesawat dari Ambon atau perjalanan laut selama 7-10 jam. Selain terkenal dengan peninggalan sejarahnya, daya tarik lain dari Banda adalah perairannya yang jernih. Kepulauan Banda terkenal dengan pantai-pantai berpasir putih, tebing-tebih bawah laut, tak jauh dari daratan bahkan gunung api aktif yang menakjubkan.

 

Bagi penyelam, kepulauan Banda merupakan surga dikelilingi laut dalam. Suguhan pemandangan ikan berbagai jenis dan ukuran, serta terumbu karang warna-warni yang ditemui saat diving akan memberikan pengalaman tidak terlupakan saat menjelajahi dunia bawah laut Banda. Perairan Banda sangat cantik untuk dijelajahi, dari kedalaman 5 meter hingga lebih dari 20 meter. Apalagi bila sampai berjumpa dengan mahluk legendaris yang menghuni laut dalam Banda, hiu martil.

 

 

Di Kepulauan Banda terdapat kurang lebih 25 titik penyelaman. Jika Sobat Pesona tertarik mencoba aktivitas diving di Kepulauan Banda, maka bisa mencoba di beberapa titik yang populer berikut ini.

 

Pulau Hatta

Pulau Hatta disebut-sebut sebagai lokasi paling mempesona di Kepulauan Banda. Pulau yang berada kurang lebih 25 kilometer dari Banda Neira ini memiliki struktur yang unik. Dari pinggir pantai saja, sekumpulan ikan warni-warni sudah bisa terlihat dengan jelas. Selain itu, dari garis pantai hanya perlu beberapa meter saja untuk mencapai palung laut. Di antara karang, bersiaplah menyaksikan beragam ikan seperti Jack Fish, Rainbow Runners, Napoleon Wrasse, Unicornfish, hingga Penyu Sisik. Kalau beruntung, penyelam bisa bertemu mahluk favorit penyelam yang datang ke Banda, sekelompok Hiu Martil di sekitar perairan Pulau Hatta.

 

Sonegat

Di Sonegat bisa ditemukan jenis ikan seperti tuna, blue girdled, dan emperor angelfish. Lokasi Sonegat ini berada di antara Banda Neira dan Gunung Api sehingga nampak curam. Tapi dengan airnya yang sangat jernik, dasar perairan berpasirnya tampak sangat indah.

 

Pulau Ai

Pulau Ai masuk dalam titik populer penyelaman di Kepulauan Banda. Pulai Ai dikelilingi dengan dinding karang yang menakjubkan. Terdapat beberapa gua yang menjadi habitat ikan di perairan sekitar Pulau Ai, seperti ikan bumphead yang panjangnya bisa lebih dari 1 meter dengan berat lebih dari 40 kg.

 

Pulau Syahrir Batu Kapal

Tempat ini dinamakan Batu Kapal karena terdapat susunan batu yang mencuat dari permukaan laut di bagian sebelah utara pulau. Beberapa batu yang terdapat di kawasan ini sangat menawan karena tertutup oleh karang lembut berwarna oranye. Titik penyelaman di Batu Kapal sangat menarik karena pengaruh jarak pandangnya yang bisa mencapai 40-50 meter. Namun bagi penyelam pemula mungkin agak kesulitan karena arus di Batu Kapal cukup kuat dan sering berubah-ubah.

 

Pulau Keraka

Yang menarik dari Pulau Keraka adalah dinding-dinding kecil di bawah laut yang tertutup ratusan tunicates besar berwarna biru dan kuning. Ada bermacam-macam jenis ikan karang serta barracuda yang bisa ditemukan saat diving di Pulau Keraka.