Paltuding, Gerbang Utama Menuju Kawah Ijen

Pos Paltuding merupakan tempat perijinan utama bagi wisatawan yang hendak mendaki Kawah Ijen. Selain menyajikan indahnya suasana pegunungan yang sejuk dan sangat asri, di Paltuding juga menyiman keunikan tersendiri, yaitu akses wifi di pegunungan!

Bagi yang hobi mendaki pasti tak asing dengan tempat bernama Paltuding. Ya, tempat ini merupakan gerbang masuk utama bagi pendaki untuk menuju Kawah Ijen yang berada di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi.

Sebagi pos pertama menuju Kawah Ijen, tentu saja Paltuding memiliki beberapa fasilitas, seperti penginapan, penyewaan tenda, hingga kios souvenir. Untuk menuju Paltuding, dari Banyuwangi membutuhkan waktu sekitar 1,5-2 jam, dengan jalur yang memang cukup curam dan licin.

Paltuding menawarkan suasana alam pegunungan yang berbeda. Akses menuju Paltidung dikelilingi hutan lembab yang masih sepi, dan tidak ada penerangan. Karena itu bagi yang ingin mendaki biasanya lebih suka datang pada siang atau sore hari. Biasanya ketika sampai di pos ini para pendaki mulai membangun tenda. Tapi ada pula penginapan dengan harga berkisar Rp100-200 ribu per malam.

Tiket yang tersedia di loket Paltuding dibuka dengan harga Rp2.000 bagi pendaki lokal, dan Rp15.000 bagi pendaki asing. Namun, loket masuk Taman Nasional Kawah Ijen memang baru dibuka sekitar pukul 01.00 dini hari. Nah, sambil menunggu loket dibuka, selain membangun tenda biasanya para pendaki mematangkan perbekalan untuk mendaki. Karena perjalanan untuk sampai ke Kawah Ijen memakan waktu sekitar 3,5 jam perjalan.

Namun, jangan takut kelaparan di area Paltuding, sambil menunggu loket buka kita juga bisa beristirahat sambil jajan makanan yang dijajakan di warung dengan menu sederhana seperti pisang goreng dan kopi hangat. Lumayan untuk mengganjal perut sebelum mendaki, bukan?

Uniknya lagi, sinyal seluler di pegunungan biasanya agak sulit didapat, namun di beberapa kios di Paltuding menawarkan akses free-wifi yang bisa kita gunakan, loh. Walaupun jaringannya masih mengharuskan kita untuk bersabar, sih. Aktivitas narsis alias berfoto juga bisa kita lakukan di area ini. Lapangan luas sekitar Paltuding dengan latar pengunungan yang sangat mempesona akan indah menghiasi media sosial kita.

Perlu diingat, Kawah Ijen terkenal dengan belerangnya yang cukup kuat. Apalagi ketika hujan tiba, sesekali di kawasan Paltuding ini juga samar-samar tercium bau belerang yang berasal dari kawah. Bahkan, artis peran Dinda Hauw pernah merasakan kuatnya aroma belerang di area Kawah Ijen. Meski begitu, tempat ini masih tergolong aman, sebagai tempat persinggahan bagi para pendaki.

Agar tetap mendapatkan pemandangan indah dari Paltuding menuju pendakian, disarankan untuk mendaki pada pagi hari sekitar pukul 05.00-06.00 WIB. Sebab, pemandangan dari Paltidung di pagi hari lebih indah, karena banyak kabut yang terlihat menyelumuti gunung dan uap belerang belum berbau.

Yuk, siapkan ranselmu untuk menuju kawasan Kawah Ijen.