Bantimurung, Kerajaan Kupu-Kupu di Karst Maros

The Kingdom of Butterfly di tengah gersangnya pegunungan kapur Sulawesi Selatan. Setiap pagi tanah di tepi danau kecilnya dipenuhi kupu-kupu mencari tanah basah untuk minum. Jangan sampai kesiangan ya...

Amat sayang kalau sudah sampai Situs Prasejarah Leang-leang tidak mampir ke kawasan Bantimurung, The Kingdom of Butterfly. Disarankan Rammang-rammang, Leang-leang, dan Bantimurung dikunjungi dalam sekali perjalanan karena masih dalam satu kabupaten Maros dan  berdekatan. Menyingkat waktu dan biaya perjalanan tentunya.


Saat Terbaik, Datang Pagi-Pagi
Taman kupu-kupu Bantimurung berada di kawasan Karst Maros, sekitar 45 km dari kota Makassar, bisa dicapai dalam waktu sekitar 2 jam. Seperti namanya, The Kingdom of Butterfly atau Kerajaan Kupu-Kupu, Bantimurung akan menyambut kita dengan gapura kupu-kupu besar di pintu masuknya.

Setiap pagi tanah di tepi danau kecil di Bantimurung dipenuhi dengan kupu-kupu mencari tanah basah untuk minum. Jangan kesiangan, karena mereka sudah akan pergi beterbangan mencari makan atau bermigrasi. Jadi harus pagi-pagi benar datang ke sana. Masih ada satu-dua yang terbang di dekat-dekat kita saat siang menjelang sore karena banyak pohon lebat di sekitar Bantimurung yang menjadi tempat tinggal mereka.

Dengan tanda masuk seharga Rp 25.000,- per orang kita dapat masuk kawasan wisata Bantimurung. Disini ada tempat bermain di bawah air terjun setinggi 15 meter yang berdebur keras. Bisa mandi, tubing, flying fox, atau sekedar bermain kecipak air.

Danau kecil dan air terjunnya ada di bagian atas lagi dengan menyusuri tangga sejauh 500 meter. Alunan suara burung bermacam varietas bersahut-sahutan menuju ke sana. Angin pegunungan semilir meraba permukaan kulit. Serasa berolah raga sehat dengan hidup tentram.

Sepuluh menit perjalanan santai tak terasa tiba di danau kecil dan di kejauhan air terjun setinggi 120 centimeter memanggil kita dengan deburan samar-samar. Petugas jaga menerangkan di daerah ini jika pagi hari paling banyak didatangi kupu-kupu dari berbagai jenis. Tak lupa pula mereka mewanti-wanti agar tidak berenang di danau kecil ini. Juga mengingatkan kewajiban para tamu menjaga kebersihan.

Kawasan wisata Bantimurung dilengkapi fasilitas hotel, wisma dan cottage untuk pengunjung jika mereka mau melakukan pengintaian kupu-kupu atau menikmati alam Bantimurung dengan santai. Ditambah sarana lain seperti museum, kolam renang anak-anak, waterpark, aula pertemuan, dan lain-lain.

Selain pengalaman yang bisa dibawa pulang, para penjaja souvenir menawarkan dagangan mereka di dekat pintu masuk berupa kupu-kupu yang telah dikeringkan sebagai tanda mata atau ceneramata lainnya.

Foto : Sandy Mahendra