Fenomena ‘Bisikan dari Pasir’ di Area Gunung Bromo

Keunikannya sampai-sampai menginspirasi sebuah film, dengan judul yang sama, Pasir Berbisik. Untuk menuju ke sana, kita akan merasakan sensasi yang seru, melintasi area gurun pasir dan ditemani pemandangan kanan-kiri yang menakjubkan.

Wisata Gunung Bromo merupakan salah satu wisata andalan di Jawa Timur. Pesonanya tidak ada habisnya untuk kita jelajahi. Gunung ini destinasi favorit untuk melihat sunrise, bahkan dikenal juga dengan sebutan negeri di atas awan. Gunung Bromo berada di ketinggian 2.329 mdpl, dan berada di 4 wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang.

Tapi tahukah kamu, di kawasan Gunung Bromo ini terdapat spot yang cukup eksotis dan menegangkan? Yup, Pasir Berbisik. Tempat ini menjadi salah satu spot favorit banyak orang untuk melakukan pengambilan gambar. Hamparan padang pasir yang luas dengan latar gugusan pegunungan, membuat tempat ini disukai banyak orang.

Sebenarnya, fenomena “bisikan dari pasir” bukan karena hal mistis, melainkan karena tiupan angin. Butiran-butiran pasir bertebangan dan terdengar seperti bisikan yang sampai ke telinga setiap orang yang melewatinya. Bentuknya juga bergelombang menyerupai ombak-ombak kecil.

Keindahan dan keunikan dari Pasir Berbisik di Bromo juga sempat menjadi lokasi syuting film yang berjudul sama dengan namanya, Pasir Berbisik (2001). Kesuksesan film tersebut juga berdampak pada objek wisata ini. Sehingga orang banyak mengetahui tentang objek wisata unik di Bromo ini.

Tapi, untuk menuju Pasir Berbisik ini banyak pilihan. Biasanya wisatawan bisa menaiki mobil jeep yang disediakan oleh berbagai jasa tour, dengan tarif sekitar Rp500.000. Dengan menggunakan mobil jeep, kita tinggal duduk manis hingga tiba di area Pasir Berbisik.

Di samping naik mobil jeep, ada perjalanan berbeda dengan sensasi yang lebih menakjubkan, yaitu menggunakan kendaraan roda dua. Melewati jalanan terjal dengan sensasi petualangan yang seru akan memberikan kesan yang tak terlupakan. Selain itu kita juga lebih leluasa untuk menikmati pemandangan di sekitar area Gunung Bromo.

Namun, perlu diingat, mengendarai motor di area Bromo juga dibutuhkan ketelatenan yang cukup. Pasalnya, medannya cukup sulit. Diperlukan keseimbangan dalam mengendarai motor, karena tumpukan pasir yang tidak rata membuat kendaraan tidak stabil. Jadi kita harus lebih hati-hati kalau mau mengendari motor di area Pasir Berbisik, ya!

Cara yang paling umum untuk mencapai lokasi Pasir Berbisik adalah melalui kota Lumajang. Kita bisa menggunakan jalan Probolinggo-Wonorejo untuk menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Jaraknya sekitar 83 km, dengan waktu tempuhnya sekitar 3 jam.

Tertarik untuk mencoba?