Keberadaan Becak Motor di Solok

Kehadiran becak motor di Solok diperkirakan telah ada di awal tahun 2000-an. Meski merupakan alat angkutan umum tidak resmi, tetapi kehadirannya semakin menjamur sejak saat itu.

Becak motor merupakan salah satu alat transportasi yang ada di Solok, Sumatera Barat. Sayangnya, keberadaan kendaraan ini kini semakin berkurang jumlahnya. Kendaraan yang biasa disingkat betor ini tak lagi merajai jalanan di Kota Solok. Padahal, dulu kendaraan ini bisa dengan mudah dijumpai dan menjadi alat transportasi alternatif favorit masyarakat setempat.

Becak motor adalah becak yang dimodifikasi sedemikian rupa menjadi bertenaga mesin. Di wilayah Jawa dan Sulawesi, pengemudi becak motor berada di belakang.  Sementara pengemudi becak motor di Sumatera justru berada di samping. Meski kendaraan ini disebut becak, sang pengemudi tetap diwajibkan menggunakan helm.

Dengan posisi seperti ini, tak heran bila lebar becak motor di Sumatera hampir menyamai ukuran sebuah mobil ketika berada di jalan raya. Tentu saja, ini berakibat jalanan menjadi terlihat lebih penuh karena becak motor ini mengambil space yang lumayan lebar.

Kehadiran becak motor di Solok diperkirakan telah ada di awal tahun 2000-an. Meski merupakan alat angkutan umum tidak resmi, tetapi kehadirannya semakin menjamur sejak saat itu. Terlebih, pihak Pemda setempat memberikan peluang bagi alat transportasi ini.

Peluang ini diberikan untuk menyaingi keberadaan bendi. Hal ini disebabkan saat itu alat transportasi tradisional tersebut sering dalam kondisi tidak semestinya. Petugas sering sekali menemukan di pasar-pasar tradisional di wilayah Solok kendaraan tradisional tersebut dalam keadaan terbengkalai. Belum lagi masalah kotoran hewan yang berserakan.

Meski demikian, kehadiran bendi tetap tidak bisa dihentikan. Bendi tetap beroperasi seperti biasa, meski kehadiran becak motor juga telah banyak ditemukan. Keduanya pun berjalan beriringan guna memenuhi kebutuhan akan alat transportasi bagi masyarakat setempat.

Justru keberadaan becak motor di Solok yang kini semakin menurun jumlahnya. Hal ini diperkirakan dimulai sejak tahun 2005 silam. Kehadiran becak motor ikut tergerus oleh zaman. Meski hal ini tidak diketahui dengan pasti penyebabnya, beberapa faktor bisa disebutkan sebagai pencetusnya. Satu di antaranya adalah keberadaan ojek motor beroda dua yang ternyata lebih disukai oleh penumpang karena lebih murah dan lebih praktis. 


Foto: Jaka Thariq