Tak Melulu Pantai, Bali Juga Punya Museum!

Bosan dengan wisata pantai yang ada di Bali? Pelarian untuk perasaan tersebut tak lain adalah museum yang ada di sana.

Saat merasa semua pantai di Bali sudah dikunjungi, kita terkadang bingung harus pergi ke mana lagi. Jika Sobat Pesona merasakan hal tersebut, tak perlu khawatir. Bali punya tujuan wisata yang dijamin akan menghadirkan pengalaman yang berbeda. Yakni mengunjungi museum.

Memang, museum di Bali tidak sebanyak yang ada di Jakarta. Tapi, museum di sini memiliki ciri khas yang jarang ditemui di daerah lain di Indonesia. Penasaran museum mana saja yang dimaksud? Ini dia!


Dream Museum Zone
Dream Museum Zone adalah Korean 3D Trick Art Museum dengan koleksi sekitar 120 lukisan hasil karya dari seniman Korea yang menerapkan konsep ilusi tiga dimensi. Museum ini berada di Jalan Nakula, Kuta.

Jauh dari kesan kuno seperti museum pada umumnya, museum ini sangat ramai dikunjungi oleh kaum milenial. Hal ini tak lepas dari banyaknya spot foto menarik yang ada di museum ini. Beberapa tema lukisan yang dapat dijumpai di dalam museum ini antara lain Egyptian, Negeri Dongeng, dan Pyramid.


Museum Antonio Blanco
Nama dari museum ini diambil dari seorang pelukis yang terkenal berkat karyanya yang menggambarkan eksotisme dari kaum perempuan di pulau Bali. Antonio Blanco lahir di Manila, Filipina, pada 15 September 1912 dan wafat tanggal 10 Desember 1999 di Ubud.

Museum ini terletak di atas bukit tepatnya di tepi Sungai Campuhan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Museum ini menyimpan 300 mahakarya Mario Blanco. Nama-nama besar seperti mantan Perdana Menteri Kamboja, Norodom Sihanouk, ratu telenovela Thalia, dan King of Pop, Michael Jackson pernah mengunjungi museum ini.


Museum Subak
Museum Subak berlokasi di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Koleksi di dalam museum ini adalah berbagai peralatan pertanian tradisional yang digunakan masyarakat Bali untuk bertani yang biasa disebut sebagai subak.

Bangunan museum ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu kompleks museum tertutup dan kompleks museum terbuka. Di museum ini tergambar jelas bagaimana sistem pertanian di Bali dibuat yang bahkan diterapkan hingga sekarang ini.

Setelah melihat penjelasan di atas, Sobat Pesona pasti setuju bahwa tak semua museum memiliki citra yang kuno, kan? Lalu, museum mana dulu yang ingin Sobat Pesona kunjungi?