Curug Cigangsa, Air Terjun 3 Tingkat dengan Batu Keramat

Berlibur ke Sukabumi, kurang lengkap rasanya bila tak menjajakan diri di curug yang indah. Maklum, di Sukabumi memang banyak sekali wisata alam berupa curug alias air terjun. Salah satu yang harus kita kunjungi, Curug Cigangsa ini.

Sukabumi merupakan kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa setelah Banyuwangi, Jawa Timur. Luasnya wilayah Sukabumi tentu memiliki potensi wisata yang patut diperhitungkan. Kabupaten yang terletak di Tatar Pasundan, Jawa Barat ini menyimpan banyak keindahan alam yang menakjubkan. Salah satunya Curug Cigangsa, curug yang masih terbilang alami dan belum terekspos banyak orang.

Menurut cerita, Curug Cigangsa berasal dari nama tokoh terkenal di kampung itu, yakni Eyang Gangsa. Berada di desa Surade, kecamatan Surade, kabupaten Sukabumi, curug ini tak kalah menariknya dengan air terjun lainnya di Sukabumi. Selain punya panorama yang indah, curug ini juga punya keunikan lainnya. Konon, Curug Cigangsa terbentuk karena bekas longsoran sehingga membentuk 3 tingkatan dengan dinding curugnya berwarna hitam.

Dengan ketinggian 30 meter, Curug Cigangsa memiliki aliran air yang lebih tenang dibanding Curug Cikaso atau curug lain di kawasan Surade. Karena kontur tebingnya seperti tangga, air yang jatuh tidak langsung jatuh ke dasar curug.

Terdapat pula sebuah batu besar yang diberi nama Batu Masigit atau Batu Masjid. Konon, batu ini dikramatkan oleh beberapa warga dan sering dianggap sakral, jadi ketika berkunjung ke sana harus berhati-hati dan menjaga ucapan saat dekat batu ini, ya!

Selain keindahan air terjun yang memiliki 3 tingkatan, Cigangsa juga menawarkan pemandangan hamparan alam bebas serba hijau yang dapat memanjakan mata.

Namun, untuk menuju Curug Cigangsa perlu perjuangan, karena medannya tak mudah untuk dilewati. Perjalanan menuju curug akan melewati pematang sawah, perkebunan warga, menyeberangi sungai, bahkan hingga memanjat batu-batu besar. Sungguh menawarkan sensasi perjalanan yang menakjubkan.

Biasanya, Curug Cigangsa ramai dikunjungi saat libur panjang. Banyak wisatawan yang berkunjung ke curug ini berasal dari kota sekitar. Tiket masuk ke Curug Cigangsa pun cukup ramah di kantong, loh. Kita hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp5000 per orang, sementara untuk parkirnya dikenakan biaya sebesar Rp10.000.

Jaraknya yang tak jauh dari ibu kota Jakarta, menjadikan Curug Cigangsa sangat mudah kita jangkau saat libur akhir pekan tiba.