Koepelkerk, Gereja Tertua di Jawa Tengah

Gereja Koepelkerk bukan sekadar tempat ibadah, gereja tertua di Jawa Tengah ini menyimpan banyak cerita unik.

Nama Gereja Koepelkerk yang terletak di Kota Lama Semarang, Jawa Tengah mungkin tak terlalu akrab di telinga Sobat Pesona. Tapi ketika disebut Gereja Blenduk, banyak orang langsung ngeh dengan gereja yang unik ini.

Gereja Koepelkerk merupakan gereja tertua di Jawa Tengah. Gereja yang memiliki kubah ini dibangun tahun 1753 pada era pemerintah Hindia Belanda. Meskipun telah berusia lebih dari 265 tahun, kondisi bangunan ini masih sangat terawat sehingga sampai saat ini masih dimanfaatkan untuk misa kebaktian oleh umat Kristiani.

Koepelkerk terletak di utara Heeren Straat atau sekarang disebut Jalan Letjen Suprapto No. 32 Semarang, Gereja Blenduk kini menjadi landmark kawasan Kota Lama Semarang.  Sejak awal berdirinya bangunan ini diperuntukkan sebagai Gereja Protestan. Seiring perkembangan zaman, gereja ini kini berubah nama menjadi Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Semarang.


Arsitektur Gereja Blenduk
Arsitek awal yang membangun gereja ini tidak diketahui secara jelas hingga saat ini. Hanya disebutkan saat awal didirikan pada 1753, bangunan ini berupa rumah panggung dengan atap arsitektur Jawa. Pada di tahun 1894-1895, W. Westmaas dan HPA de Wilde melakukan renovasi besar-besaran dengan menambah dua buah menara sehingga secara arsitektural terlihat lebih anggun.

Pintu masuk utama terletak di sisi selatan, ditandai oleh sebuah portico atau teras yang biasa terdapat pada bangunan bergaya Romawi. Empat buah pilar bergaya Romawi menambah keanggunan tampak luar bangunan. Di sekeliling bangunan terdapat jendela-jendela berukuran besar khas bangunan kolonial dan dihias dengan kaca patri.

Kemegahan Gereja Blenduk berlanjut hingga ke dalam interior gereja. Layaknya sebuah gereja, bangku-bangku panjang dan altar mengisi ruang dalam. Namun di Koepelkerk, bangku-bangku dan altar kuno itu terbuat dari kayu jati sehingga terlihat sangat anggun.


Keindahan Sekitar
Tidak hanya gereja ini saja, Kota Lama Semarang juga semakin hari semakin memberikan keindahannya. Tepat di sekeliling Gereja Blenduk ini terdapat bangunan-bangunan kuno bergaya kolonial yang tak kalah mengesankan.

Persis di depan gereja terdapat bangunan Gedung Asuransi Jiwasraya, sebuah karya monumental dari arsitek Thomas Karsten. Karsten menggabungkan unsur Jawa, dan Art Deco pada gaya arsitektur bangunan ini. Gedung ini dulu bernama Nederland Indische Lloyd Maatschapij.

Sedikit ke arah barat terdapat gedung bekas kantor pengadilan yang sekarang difungsikan sebagai RM Ikan Bakar Cianjur yang asri. Bahkan Presiden SBY sering mengunjungi rumah makan ini.

Pada sisi timur terdapat Taman Srigunting, area terbuka dengan pohon-pohon besar sebagai peneduh sehingga udara terasa lebih sejuk di tengah suasana pesisir pantai yang panas.

Bagi Sobat Pesona yang berencana untuk liburan ke Semarang, jangan lupa mengunjungi Gereja Koepelkerk dan sekitarnya. Happy weekend!


Foto: Prawin