3 Kuliner Eksotik, Oleh-Oleh Khas Nias

Jalan-jalan ke Nias, jangan lupa belanja oleh-oleh khas dari pulau di perairan barat Sumatra ini. Seperti budayanya, olahan kuliner khas Nias pun istimewa. Bawa pulang secangkir Kopi Tabadu, nikmati sambil mengenang perjalanan ke pulau eksotik ini ditemani Garifi Gae Siata atau Gamumu. Nikmat...

Oleh-oleh merupakan salah satu hal yang akan selalu dicari oleh wisatawan ketika berkunjung ke suatu tempat. Tiap orang pun punya incaran yang berbeda untuk oleh oleh, ada yang mencari makanan, ada juga yang mencari cinderamata untuk dibagikan ke sanak saudara atau teman kantor. Lantas apa saja sih buah tangan yang bisa kita beli seusai berkeliling Pulau Nias yang eksotik?


Tabadu Coffe Robusta
Nias memang bukan pusatnya minuman kopi, namun bagi pecinta kopi dan ingin membawa pulang kopi khas Nias sebagai buah tangan, ada satu rekomendasi nih untuk Sobat Pesona. Namannya Kopi Tabadu, sebuah kopi Robusta dari Kota Gunungsitoli. Rasanya nikmat dengan rasa kopi hitam yang lebih pahit. Untuk yang menyukai cita rasa manis, Kopi Tabadu cocok sekali kalau dicampur dengan susu kental manis. Harga satu bungkus Kopi Tabadu berkisar antara Rp 40.000 untuk ukuran kecil sampai  Rp 80.000 untuk ukuran yang besar.


Garifi Gae Siata dan Gamumu
Garifi gae siata merupakan oleh-oleh satu camilan berbahan dasar talas yang dikeringkan menjadi keripik dan dibumbui. Cita rasanya gurih dan sedikit pedas. Bagi Sobat Pesona yang ingin belanja buah tangan ini harganya juga cukup terjangkau kok, hanya Rp. 45.000 saja.

Selain talas ada pula keripik Gamumu, dalam bahasa Nias gamumu adalah pisang. Ini merupakan camilan yang diolah menggunakan buah khas khas Nias. Terbuat dari pisang ambon yang masih hijau lalu diiris tipis digoreng dan dibumbui manis madu dan coklat. Karena bahannya menggunakan pisang ambon muda, rasa getir sedikit menghiasi rasa manisnya madu yang justru memperkaya rasa keripik pisang itu.


Galame Durian
Ada satu lagi camilan yang bisa dijadikan buah tangan Khas Nias, namanya Galame Durian atau dodol durian. Bahannya tak jauh beda dari dodol pada umumnya. Rasanya manis legit dan teksturnya kenyal. Wangi durian yang khas bisa saja bikin kalap kalau Sobat Pesona adalah pecinta durian. Namun bagi yang tak suka dengan durian, ada pula kok dodol yang terbuat dari bahan pisang ambon. Teksturnya tidak sekenyal durian dan rasanya tidak semanis dodol durian, ada sedikit rasa getir di lidah karena bahannya menggunakan pisang ambon muda. Harga camilan dodol durian ini sekitar Rp 85.000 sedangkan yang berbahan pisang sekitar Rp 25.000 saja.

Jika Sobat Pesona ingin membeli oleh-oleh khas Nias, datang saja ke pusat Kota Gunungsitoli. Tepatnya di Pusat Oleh-oleh dan Kuliner Nias Pasar Gomo. Atau jika terburu-buru untuk mengejar penerbangan, kita bisa mendapatkannya di Bandara Binaka. Namun harganya memang sedikit lebih mahal dibanding kita beli di pusat oleh-olehnya.


Foto: Ardi Wijaya