Air Terjun Telun Berasap, Wisata Tersembunyi di Taman Nasional Gunung Kerinci

Sobat Pesona pasti sudah tahu mengenai Gunung Kerinci yang merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia di luar Papua. Tapi tak hanya gunung saja yang ada di Taman Nasional ini, terdapat beberapa wisata alam menakjubkan, salah satunya Air Terjun Telun Berasap.

Jika Sobat Pesona merupakan pecinta alam sejati yang berkunjung ke Kerinci, tak lengkap apabila belum datang ke air terjun satu ini. Biasanya, destinasi wisata yang menjadi incaran para pelancong adalah gunung Kerinci sendiri, namun jangan sampai menyesal di kemudian hari karena melewatkan keindahan dan kemegahan air terjun Telun Berasap ini.

Bukan tanpa alasan air terjun ini memakai kata “berasap” sebagai namanya, karena saking derasnya aliran air sehingga mengakibatkan percikan air yang tak henti terlempar ke udara. Efek dari air inilah yang menyebabkan air terjun ini seperti selalu diselimuti oleh asap. Selain mengakibatkan efek “berasap”, cipratan air ini juga terkadang bersatu dengan pancaran sinar matahari sehingga tercipta pemandangan indah dari pelangi.

Keunikan lain yang dimiliki air terjun Telun Berapa yaitu terdapat sebuah goa di balik derasnya air yang jatuh dari ketinggian hampir mencapai 50 meter. Karena saking derasnya air ditambah batu karang terjal di sekitarnya membuat goa ini masih “perawan” alias belum ada yang pernah masuk. Hal inilah yang menyebabkan munculnya mitos-mitos yang berisi asumsi tentang isi dari goa tersebut.

Air terjun ini berada di Desa Telun Berasap sesuai namanya. Jika berminat untuk menyambangi air terjun ini, kita perlu bertekad kuat karena jaraknya dan lamanya waktu perjalanan yang panjang. Dari kota Jambi, jaraknya sekitar 500 km atau 10 jam perjalanan dan itu pun baru sampai di Kota Sungai Penuh. Dari Kota Sungai Penuh kita harus melanjutkan perjalan kurang lebih 60 km menuju Desa Telun Berasap. Sesampainya di desa, kita harus berjalan sejauh 300 m menyusuri ratusan anak tangga.


Foto: Hendi