5 Lokasi Bersejarah, Rekomendasi Wisata Budaya di Surabaya

Julukan Kota Pahlawan di Surabaya, bukan hanya sekedar julukan saja. Terdapat bukti-bukti bersejarah berupa lokasi dan bangunan yang menjadi saksi bisu perjuangan para pahlawan dalam proses Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tugu Pahlawan
Sama halnya dengan Monumen Nasional di Jakarta, Tugu Pahlawan sudah sejak lama menjadi ikon dari Kota Surabaya. Tugu ini juga dibangun untuk memperingati hari pahlawan dan telah berdiri sejak diresmikan oleh Ir. Soekarno pada 1952.

Tugu Pahlawan berlokasi di area Taman Kebonrejo, berseberangan dengan kantor Gubernur Jawa Timur. Kita juga dapat sekalian mengunjungi Museum Sepuluh November yang masih terletak di area taman.


Monumen Kapal Selam
Sebuah kapal dipajang di atas sebuah area yang dijadikan monumen untuk mengenang jasa dan keberanian para pahlawan. Kapal ini merupakan kapal selam KRI Pasopati 410 yang digunakan dalam Pertempuran Laut Aru dalam upaya pembebasan Irian Barata dari Belanda.

Di dalamnya kita dapat melihat interior dari kapal selam sesungguhnya. Para pengunjung juga diputarkan film tentang proses peperangan di Laut Aru sebagai media pembelajaran sejarah.


Hotel Majapahit
Meskipun sudah berumur ratusan tahun, Hotel Majapahit masih terlihat kokoh dan mewah. Hotel ini menjadi saksi dari peristiwa bersejarah penyobekan warna biru pada bendera Belanda dan menjadi bendera merah putih pada 19 September 1945.

Hotel ini dibuka untuk umum yang ingin mengetahui dimana proses terjadinya kejadian bersejarah tersebut dan melihat interior hotel yang masih asli dengan cara melakukan tur.


Jembatan Merah
Sesuai dengan namanya, jembatan ini memiliki pembatasan berwarna merah. Jembatan ini memiliki nilai sejarah bukan karena warnanya, melainkan karena kawasan ini merupakan penghubung antara Surabaya Timur (area pedagang) dan Barat (area kolonial Belanda). Ketika perang melawan Belanda dan sekutu pecah, kawasan ini juga menjadi pos pertahanan rakyat Surabaya.


Gedung Internatio
Gedung ini masih terletak di kawasan Jembatan Merah. Nama asli dari Gedung Internatio adalah Internationale Crediten Handelvereeniging yang salah satu fungsinya sebagai markas pasukan Sekutu di Surabaya. Gedung ini menjadi saksi pertempuran antara rakyat Surabaya dan tentara Sekutu yang menjadi cikal bakal peristiwa 10 November 1945.


Foto: Fauzan