Berburu Hidang Ikan Patin Khas Melayu Riau

Hidang, cara menyajikan semua menu makanan bersama-sama dalam piring-piring kecil. Gulai ikan patin disajikan bersama lauk lain, seperti ikan pantau, dendeng sapi cabai hijau, dan jenis lauk lainnya. Mirip penyajian pada masakan Minang. Warna, aroma dan sajiannya, sungguh menggugah selera...

Memang tak mudah menemukan destinasi wisata dengan pemandangan yang wah di Riau. Kalau melakukan perjalanan dari Pekanbaru ke Siak lewat darat, dari awal sampai ujung, yang terlihat hanya perkebunan sawit. Obyek wisata yang bertahan kebanyakan yang masih terkait dengan peninggalan sejarah kerajaan Siak. Yang paling menonjol adalah Istana Siak Sri Indrapura.

Beda halnya, kalau ke Riau tujuannya untuk berburu makanan. Khususnya, masakan dari ikan patin. Di sini surganya penggemar kuliner dan olahan dari ikan sungai, lidah tak akan berhenti bergoyang.


Hidang, Deretan Piring Kecil yang Menggugah Selera
Perekonomian dan budaya di Riau tumbuh, berkembang dari pinggiran sungai Siak dan sungai Kampar. Dua sungai besar ini membelah Riau. Hal itu juga berpengaruh pada selera makanan mereka pada ikan sungai berair tawar. Ikan patin menjadi ikan paling istimewa bagi orang Melayu Riau.

Di Pekanbaru, hidangan ikan patin bisa ditemukan di Pondok Ikan Patin HM Yunus yang ada di jalan Kaharuddin Nst. Rumah makan ini sudah menjadi tujuan kuliner di Pekanbaru karena rasa masakannya memang sedap di lidah.

Di Pondok Ikan Patin HM Yunus, menu utamanya gulai ikan patin. Bisa disajikan dengan cara pesanan atau hidang. Hidang, cara menyajikan semua menu makanan bersama-sama dalam piring-piring kecil. Di sini, gulai ikan patin disajikan bersama lauk lain, seperti ikan pantau, dendeng sapi cabai hijau, dan jenis lauk lainnya. Mirip penyajian pada masakan Minang.

Di tempat lain, di Siak, kita bisa juga menemukan masakan ikan patin yang tidak kalah istimewa di Rumah Makan Tanjung Agung. Rumah makan yang menyajikan kuliner khas Minang-Melayu. Lokasinya ada di Jalan Raya Siak-Dayun.

Kalau di Pondok Patin yang disajikan gulai ikan patin basah, di sini bentuknya gulai selai ikan patin. Selai dalam bahasa Melayu artinya diasap. Jadi, gulai selai ikan patin adalah gulai ikan patin yang sudah diasap. Ikan patinnya sedikit kering dan ada sedikit rasa asap. Digulai dengan rasa lebih pedas dari cabai hijau membuat masakan utama dari rumah makan ini amat lezat.


Foto: Sri Sadono