Mie Aceh Terlezat, di Sini Tempatnya!

Makan mie Aceh sekarang ini bisa di mana saja. Tapi jika ingin mencicipi rasanya yang otentik, datanglah ke kota asalnya!

Mendengar kata ‘mie Aceh’ pikiran langsung terbayangkan citarasanya yang  kaya. Dan, sekarang warung mie Aceh bisa ditemukan di banyak kota di Indonesia. Tapi, bagaimana rasanya jika makan mie Aceh langsung di kota asal makanan tersebut? Tentu lebih menarik, dan rasanya dijamin lebih otentik!

Nah, jika Sobat Pesona sedang berada di Aceh, ada beberapa rekomendasi warung mie Aceh terlezat di tanah rencong. Mari kita lihat daftarnya di bawah ini!


Mie Turis
Warung mie satu ini terletak di Jl. Peurada, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Masyarakat setempat mengakui bahwa Mie Turis adalah salah satu warung yang memiliki mie Aceh dengan rasa yang nikmat.

Sobat Pesona dapat memilih beragam jenis mie, mulai dari kering, basah hingga kuah. Tak hanya itu, Sobat Pesona juga dapat memilih topping, ada cukup banyak varian topping di Mie Turis, beberapa di antaranya adalah udang, daging sapi, dan kepiting.

Warung mie satu ini buka dari pukul 11.00 siang hingga 23.00 malam. Tapi, tergantung ketersediaan bahan bakunya juga. Jika sudah habis sebelum waktu tutup, Mie Turis pun akan tutup lebih cepat.


Mie Razali
Bisa dibilang, Mie Razali adalah warung mie Aceh legendaris di tanah rencong. Bagaimana tidak, warung ini sudah beroperasi sejak tahun 1960-an. Soal rasa, tak perlu diragukan lagi. Meski sudah berganti generasi, rasa yang dihadirkan di warung ini tetap terjaga kelezatannya.

Tak hanya ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat, Mie Razali juga sering jadi incaran wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Jika berminat mencoba kelezatan mie Aceh di warung ini, datang saja ke Jl. Panglima Polim No. 83-85, Peunayong, Kota Banda Aceh. Serupa dengan Mie Turis, Mie Razali juga buka dari pukul 11.00 siang hingga 23.00 malam.


Mie Aceh Simpang Lima
Bukan tanpa alasan mengapa warung ini dinamakan Mie Aceh Simpang Lima. Menurut masyarakat setempat, dulunya warung ini berada di simpang lima sebuah jalan walaupun pada akhirnya pindah ke Jl. Teuku Cik Ditiro, Banda Aceh.

Rasa mie Aceh yang disuguhkan di warung ini tidak perlu diragukan lagi kelezatannya. Rasa pedas dan rempah yang kuat menjadi andalan warung mie satu ini. Satu hal yang membuat Mie Aceh Simpang Lima berbeda dengan warung mie Aceh pada umumnya adalah pada topping kepiting. Jika kebanyakan warung hanya menyajikan suwiran daging kepiting, di warung satu ini, mie Aceh disuguhkan dengan satu ekor kepiting utuh.

Mie Aceh Simpang Lima buka dari pukul 10.00 pagi hingga 23.00 malam, tapi tidak menutup kemungkinan tutup lebih cepat jika sudah habis sebelum waktunya.

Terbayang bagaimana lezatnya mie Aceh yang disajikan oleh ketiga warung di atas, kan? Daripada bingung, lebih baik coba satu per satu!