Menikmati Warna-Warni Senja Tarakan di Taman Berlabuh

Senja di Tarakan tak pernah membosankan. Menikmati semilir angin laut sambil ber-jogging berkeliling taman sambil menunggu matahari terbenam di Kota Tarakan.

Ada satu tempat yang asyik untuk menikmati matahari terbenam di Tarakan. Namanya Taman Berlabuh. Sebenarnya ini adalah taman bermain untuk publik di mana lokasinya berdekatan dengan dermaga kapal di Tarakan. Seperti kota lainnya, masyarakat Tarakan menikmati ruang terbuka hijau selalu jadi destinasi pilihan untuk menghabiskan libur akhir pekan.

Taman Berlabuh berada di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di samping Dermaga Pertamina Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas Ujung, Tarakan. Awalnya, tempat ini merupakan lokasi bersandarnya kapal-kapal besar. Karena kebutuhan ruang publik, pemerintah kota Tarakan membangun taman di sana.


Fasilitas Taman Berlabuh
Selain anak muda, banyak juga lho keluarga yang datang ke taman ini. Pasalnya, di sana mereka bisa melepas penat dari segala padatnya aktivitas di hari kerja. Warga pun tak perlu membayar tiket masuk untuk bisa berlibur di sana.

Di Taman Berlabuh pengunjung bisa berolahraga atau sekadar berjalan kaki mengelilingi taman. Biasanya, monumen bertuliskan Taman Berlabuh jadi titik akhir berkeliling. Di sini kita bisa menikmati suara debuaran ombak dan semilir angin laut. Jika waktunya tepat, kita bisa melihat matahari bulat dengan warna jingganya turun perlahan menuju kaki langit dan mengubah warna kekuningan di langit menjadi hitam.

Tidak sekadar taman, di sini pengunjung juga diberi fasilitas wahana bermain anak, kursi kayu untuk bersantai, kolam air mancur, taman hijau, hingga spot bermain sepatu roda atau skateboard. Pemandangan laut dan sunset jadi daya tarik utama yang dimiliki Taman Berlabuh.


Ke Tarakan Saat Iraw Tengkayu
Pantai untuk bersantai di Tarakan bukan cuma Taman Berlabuh. Ada juga Pantai Binalatung, Pantai Amal Lama, dan Pantai Amal Baru (Pantai Amal Tarakan). Untuk Pantai Amal Baru sendiri adalah tempat berlangsungnya perhelatan Iraw Tengkayu. Ini adalah upacara tradisional yang diadakan oleh masyarakat suku Tidung di Tarakan, Kalimantan Utara.

Festival ini berupa upacara ritual menghanyutkan sesaji ke laut. Larung laut ini biasanya dilakukan di Pantai Amal dan diadakan dengan beragam festival dan pertunjukan kesenian. Festival ini biasanya dilaksanakan setiap dua tahun sekali dan bertepatan dengan hari jadi Kota Tarakan. Di tahun ini, kemeriahan Iraw Tengkayu akan digelar dari 1 sampai 31 Desember 2019. Untuk pergi ke Pantai Amal dari pusat kota Tarakan, kita bisa menyewa mobil. Jarak dari kota ke pantai ini  sekitar 11 km dari pusat Kota Tarakan, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.


Foto: Yul Kusuma