Kuliner Unik Siantar, Burung Goreng, Sate dan Martabak

Medan masih menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Indonesia. Medan juga dikenal punya beragam destinasi wisata kuliner yang layak dicoba. Cobalah untuk menjauh dari Medan menuju Pematang Siantar. Di Pematang Siantar banyak kuliner menarik yang siap untuk menanti Sobat Pesona.

Medan masih menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Indonesia. Medan juga dikenal punya beragam destinasi wisata kuliner yang layak dicoba. Cobalah untuk menjauh dari Medan menuju Pematang Siantar. Lokasi ini akan kita lewati dalam perjalanan dari Medan ke Kota Parapat untuk menuju Danau Toba. Di Pematang siantar banyak kuliner menarik yang siap untuk menanti Sobat Pesona.

1. Rumah Makan Beringin Indah 2
Makan siang di Siantar, wajib mencicipi hidangan burung goreng yang ada di rumah makan Beringin Indah. Rumah makan yang sudah berdiri sejak tahun 1984 ini sejak awal hanya menyajikan menu burung goreng dan soto ayam dengan cita rasa khas Melayu-Jawa. Rumah makan ini pada bulan November kemarin dikunjungi oleh Bapak Presiden Joko Widodo.

Seharusnya ada jenis burung yang lebih gurih daripada burung puyuh yaitu Burung Ruak-ruak, tapi saat berkunjung saya kurang beruntung sebab menu burung ruak-ruak sudah habis. Burung ruak-ruak adalah sejenis burung yang biasa berkeliaran disekitar sawah.

Ukuran burung puyuh yang kecil namun dagingnya lumayan agak tebal. Rasanya seperti sedang memakan ayam goreng kalasan. Ditambah dengan sambal kecap yang khas, sehingga menambah kelezatan burung puyuh goreng,

2. Sate dan Mi Rebus Oranyono
Kuliner malam di kota Siantar yang populer adalah Sate dan Mi Rebus Oranyono. Menu yang sering dipesan di sini adalahmi rebus udang dengan sate ayam bumbu kacang. Melihat dari namanya, Sobat Pesona pasti langsung membayangkan model bakmi rebus Jawa dengan tambahan aate Ayam sebagai lauknya.

Ternyata begitu pesanan kami dihidangkan tidak seperti yang Sobat Pesona bayangkan. Setelah mencicipi satu sendok kuah mi rebus, langsung teringat akan kuliner mi koba yang ada di Bangka. Rasanya hampir menyerupai, kuahnya yang kental dan gurih menggunakan kaldu udang. Nikmat jika dimakan panas-panas dan cocok dengan cuaca dingin atau hujan. Sedangkan untuk rasa sate ayam dan bumbu kacangnya sama dengan sate Madura pada umumnya.

3. Martabak Telur Sultan Agung


Untuk kudapan di malam hari, cobalah mampir untuk membeli martabak telur dan roti cane di Jalan Surabaya, persis di depan Perguruan Sultan Agung, Siantar. Kios martabak yang sudah buka sejak tahun 1995 ini memang banyak pembelinya. Dengan rasa martabak dan cane khas Timur Tengah, sudah dipastikan rasa rempah-rempahnya akan sangat terasa. Martabak Sultan Agung baru buka pukul 16.00 WIB dan tutup kira-kira 22.15 WIB. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 15.000.