Menikmati Surga Tersembunyi Curug Malela yang Anggun

Pesona indah Curug Malela benar-benar terpencil dan tersembunyi. Banyak orang bilang, tempat yang indah dan keren terkadang mesti dilalui dengan perjuangan luar biasa dan jalan berliku. Curug Malela adalah buktinya. Inilah salah satu wujud keagungan ciptaan Tuhan di Tanah Priangan.

Punya cukup waktu saat berlibur di Bandung, sempatkanlah berkunjung ke Curug Malela. Pesona air terjunnya begitu indah dan menakjubkan. Perjalanan yang menantang tetapi mengasyikkan bakal mengantarkan kita menuju destinasi yang kata orang bak surga tersembunyi ini.

Betul, kita mesti punya waktu setidaknya setengah hari untuk estimasi perjalanan pergi pulang agar leluasa. Berjarak sekira 70 kilometer dari pusat Kota Bandung, Curug Malela berada di Kecamatan Rongga Kabupaten Bandung Bara. Butuh waktu tempuh 2,5 hingga 3,5 jam sekali jalan.

Jalan menuju destinasi wisata alam favorit di sebelah barat Bandung ini berliku dan naik turun dengan ruas jalan yang tak begitu lebar. Pemandangan perbukitan, perdesaan dan hawa yang relatif sejuk menyuguhkan suasana yang permai. Panorama hijau yang memanjakan mata salah satunya terhampar di perkebunan teh Montaya Gunung Halu.

Tak cuma jalan yang berliku, butuh perjuangan ekstra untuk sampai di Curug Malela. Dari pintu masuk, perjalanan menantang kembali harus ditempuh sejauh 800 meter dengan berjalan kaki. Tenaga dan stamina kita harus benar-benar siap. Trekking menurun ini melintasi perbukitan asri dan hijau, menyusuri tepi jurang yang terjal hingga jalan bertanah merah.

Pesona indah Curug Malela benar-benar terpencil dan tersembunyi. Banyak orang bilang, tempat yang indah dan keren terkadang mesti dilalui dengan perjuangan luar biasa dan jalan berliku. Curug Malela adalah buktinya. Inilah salah satu wujud keagungan ciptaan Tuhan di Tanah Priangan. 

Air yang mengalir deras dari hulu sungai bagian utara Gunung Kendeng seakan membelah perbukitan hijau di sebelah kiri dan kanannya.  Curug Malela tingginya tak lebih dari 40 meter dan lebarnya mencapai 30 meter. Air terjun ini sangat jernih dan selalu mengalir dengan debit yang melimpah sekalipun musim kemarau. Di bawahnya terdapat kolam sedalam 1,5 – 2 meter dan sungai yang terus mengalir deras.

Pesona Curug Malela terpancar lewat bentukan alami air terjun dan bebatuan di sekitarnya. Bukan satu, melainkan lima air terjun berdampingan dalam satu aliran air yang bikin takjub. Jika diperhatikan, seperti membentuk tirai putih berbahan sutra dan enak dipandang. Saking anggunnya, pesona Malela yang saat ini sedang bersolek terus menggoda untuk diabadikan lewat kamera. 

Debur Malela terdengar menenangkan jiwa dan pesonanya memanjakan mata. Bebatuan berwarna coklat kehitaman berukuran besar nyaris memenuhi aliran sungai di bawahnya. Kita bisa bermain-main di sepanjang aliran sungai tersebut untuk sekadar merasakan sentuhan butiran air terjun yang menyegarkan. 

Oleh sebab berada di sekitar bukit yang masih perawan, terkadang kera ekor panjang pun turun gunung untuk sekadar minum menikmati segarnya air Malela. Namun, kami belum beruntung melihat kawanan kera tersebut bercengkerama dan berkeliaran di bawah air terjun.