Curug Batu Templek, Tebing Batu dan Air Terjun Eksotis

Curug Batu Templek di Kampung Cisanggarung Lebak Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung sejatinya berupa bebatuan tebing yang terbentuk karena proses alam. Memang, tak terlalu tinggi dan lebar. Akan tetapi, keunikan air terjun berlatar tebing batu ini memberi keunikan tersendiri.

Ingin jalan-jalan ke air terjun yang unik di Bandung? Curug Batu Templek Cisanggarung adalah rekomendasi untuk Sobat Pesona. Air terjun yang populer akan tebing batunya ini menyajikan pemandangan yang eksotis dan mengagumkan.

Batu templek berasal dari Perbukitan Arcamanik. Dulu, bongkahan besar batu-batu tersebut diolah para tukang batu untuk material lantai, dinding dan sejumlah ornamen di Gedung Sate. Penambangan batu terus berlanjut dan batu templek masih diolah di sana hingga sekarang meski dalam jumlah terbatas. Namun, di kawasan Cisanggarung yang kini menjadi objek wisata Curug Batu Templek, sudah tak ada lagi aktivitas penambangan.

Curug Batu Templek di Kampung Cisanggarung Lebak Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung sejatinya berupa bebatuan tebing yang terbentuk karena proses alam. Memang, tak terlalu tinggi dan lebar. Akan tetapi, keunikan air terjun berlatar tebing batu ini memberi keunikan tersendiri.

Lukisan alam yang memahat tebing demikian indah dipandang dan memanjakan mata. Dari atas tebing, aliran air terbagi dua dan kembali menyatu di bagian bawah dan tertampung di sebuah kolam dangkal yang mengalir. Kolam ini bisa digunakan untuk bermain bahkan berperahu.

Air terjun yang berjatuhan dari tebing berasal dari Kali Cisanggarung yang mengalir di atasnya. Dari pintu air jembatan kali ini, masyarakat setempat memanfaatkan dan membagi air sungai tersebut untuk mengairi persawahan. Jika musim kemarau debit air yang mengalir ke air terjun relatif kecil. Sebaliknya, saat musim hujan tiba debit air melimpah dan membuat Curug Batu Templek semakin eksotis. Dari atas curug, tampak pesona Gunung Manglayang menjulang di sebelah timur.

Selain menikmati pesona air terjun, di kawasan Curug Batu Templek kita juga dapat melakukan berbagai aktivitas yang memacu adrenalin. Ada spot panjat tebing di samping air terjun. Lalu, jembatan gantung sepanjang kurang lebih 50 meter membentang dari tebing air terjun ke tebing batu di sebelah timur. Saat menikmati dan menjajal kedua aktivitas ini, kita akan didampingi pemandu dan harus menggunakan perlengkapan standar keselamatan yang disediakan dan disewakan oleh pengelola.

Udara sejuk khas dataran tinggi menambah betah kala menikmati suasana Curug Batu Templek. Ada  tempat duduk-duduk di bawah pohon untuk bersantai, kedai kopi atau berfoto a la zaman batu di sisi bawah curug.

Untuk sampai di Curug Batu Templek, kita harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 40 menit dari pusat Kota Bandung. Namun, jika dari Terminal Cicaheum hanya berjarak sekira 7,5 Km dan dapat ditempuh dalam 25 menit.

Permukiman, view cekungan Bandung, lapak pengolah dan pemecah batu, pohon-pohon bambu hingga Gunung Manglayang akan terlihat selama perjalanan di jalur ini. Begitu sampai di pertigaan ke dua, ambil arah kanan sekira satu km hingga sampai di Curug Batu Templek.