Factory Tour ke Dapur Sablon C59

Factory Tour, demikian tajuk jalan-jalan dalam program wisata kreatif C59. Ada tiga paket wisata yang bisa kita pilih, yakni paket apresiasi, paket workshop sablon dan paket seminar. Peserta wisata kreatif akan disambut pemandu dan pertunjukan sederhana wayang golek Si Cepot sesaat tiba di pelataran pabrik.

Bagi warga Bandung, C59 bukanlah nama yang asing. Produk kaus yang diluncurkan dari pabriknya ini sudah tersebar di Indonesia bahkan mancanegara. Berkunjung melihat proses produksi ke dapur sablonnya menyajikan pengalaman wisata yang berbeda.

Factory Tour, demikian tajuk jalan-jalan dalam program wisata kreatif C59. Ada tiga paket wisata yang bisa kita pilih, yakni paket apresiasi, paket workshop sablon dan paket seminar. Peserta wisata kreatif akan disambut pemandu dan pertunjukan sederhana wayang golek Si Cepot sesaat tiba di pelataran pabrik.

C59 lahir sebagai kependekan dari Caladi Lima Sembilan. Caladi merupakan salah satu gang yang diambil dari nama burung pelatuk. Sementara angka 59 nomor rumah yang menjadi tempat usaha ini dimulai pada tahun 1980. Industri yang digagas dan dirintis oleh Marius Widyarto ini bergerak dalam bidang garmen pembuatan kaus oblong.

Lokasi pabrik tak jauh dari pusat kota.Sejumlah ruangan pabrik di Jalan Cigadung Raya Timur No. 107 yang luasnya hampir satu hektare ini kami jelajahi satu per satu. Langkah kaki bergerak menuju ruang pola, pemotongan dan pengepresan kaus. Terlihat sejumlah pekerja sedang memotong bahan sesuai pola menggunakan alat potong mesin.

Berpindah ke ruang jahit dan obras, kita akan melewati koridor yang dihiasi banyak gambar dan ornamen menarik khas C59. Tak luput, koridor ini acap menjadi spot foto para wisatawan. Sampai di ruang jahit dan obras, kita bakal menjumpai puluhan pekerja yang mengoperasikan mesin jahit dan mesin obras serta gulungan benang jahit bermacam warna.

Terdengar suara mesin bersahutan yang dioperasikan para pekerja sesuai kebutuhan dan pola. Ada yang menjahit kaus, kemeja atau pakaian lainnya. Setelah dari ruangan ini, wisata kreatif berlanjut dengan berkunjung ke ruang pengemasan dan quality control. Di ruangan ini baju diperiksa dengan teliti sebelum sampai di tangan pembeli atau pemesan. Satu hal penting yang tak dilewatkan adalah mengintip ruang afdruk dan pembuatan screen sablon baik satu warna maupun lebih.

Tur wisata kreatif ini diakhiri di ruang sablon yang bisa menampung sekira 150 orang. Ruang besar ini terdiri dari deretan meja panjang untuk menyablon. Boleh dibilang ini merupakan agenda puncak dalam tur pabrik paket workshop sablon. Para peserta bakal turut praktik menyablon pada kaus putih dan hasilnya bisa dibawa pulang. Proses menyablon ini memang singkat karena hanya satu warna tetapi sensasinya bakal langka ditemui di luar pabrik.

Sembari menanti kaus yang kita sablon sendiri tersebut kering dan dikemas, bisa memanfaatkan luang dengan berfoto di beberapa area pabrik yang didesain Instagramable. Komik woody woodpacker ala C59 yang digambar pada tembok di area parkir bisa menjadi opsi menarik berfoto atau sekadar bersantai.