Menikmati Senja Mistis di Pesisir Parangtritis

Pantai di pesisir selatan Jawa ini memiliki reputasi mistis. Tak berlebihan sih, senja di pantai berpasir hitam ini bikin tersihir...

Berlibur ke Yogyakarta, pastikan untuk mengunjungi pantainya yang paling tersohor, Pantai Parangtritis. Pantai yang namanya memiliki arti “tetesan air di batu karang” ini sangat lekat dengan mitos tentang Nyi Roro Kidul. Namun terlepas dari mitos tersebut, Pantai Parangtritis memang memiliki pesona yang memukau.

Pantai Parangtritis memiliki garis pantai yang panjang dan lebar. Di sepanjang pantai, hamparan pasir hitam menjadi daya tarik khas. Ini yang membedakan Pantai Parangtritis dari pantai-pantai lainnya di Yogyakarta yang rata-rata berpasir putih. Kelebihan lainnya, Pantai Parangtritis akan semakin mempesona saat senja. Tidak heran kalau Pantai Parangtritis ini populer sebagai tempat untuk menikmati sunset yang romantis. 


Menyusuri Garis Pantai
Kalau Sobat Pesona tiba lebih awal di Pantai Parangtritis, cobalah beberapa aktivitas menarik sembari menunggu waktu matahari terbenam. Susuri garis pantainya, nikmati hembusan angin laut, suara debur ombak, dan pemandangan yang tersaji di sepanjang pantai.

Jejakkan kaki di pasir hitam yang lembut dan basah akibat sapuan ombak. Kalau ingin yang lebih mendebarkan, sewalah ATV. Walaupun durasi sewanya terbatas, tetapi pengalaman menyusuri garis pantai dengan menaiki ATV akan memberikan pengalaman yang berbeda. Masih belum puas? Ada beberapa bendi (kereta kuda beroda dua) yang juga bisa disewa. Ditemani pemandu, Sobat Pesona akan diajak menyusuri garis pantai hingga sampai di tebing karang.


Merayakan Senja
Ketika perlahan matahari tenggelam ke peraduan, pastikan sudah menyiapkan kamera untuk mengabadikannya. Sobat Pesona bisa mengambil beberapa gambar terbaik atau sekedar selfie dengan latar laut lepas dan langit kemerahan. Dari sisi tertentu, foto siluet pengunjung lain atau kuda yang melintas di pinggir pantai bisa diabadikan sebagai kenangan senja yang menawan di Pantai Parangtritis.

Selepas puas berfoto, jangan buru-buru pulang. Jika cuaca cerah, ada banyak penjual jagung bakar dan kelapa muda di pinggir pantai. Mereka biasanya menggelar tikar di atas hamparan pasir. Sobat Pesona bisa mampir sebentar ke salah satu penjual.

Rasakan sensasi bersantai di pinggir pantai sembari menyantap jagung bakar. Apalagi jika lengkap dengan kelapa muda segar sebagai pelepas dahaga. Nantikan saat para penjual jagung bakar mulai menghidupkan lampu minyak sebagai penerang. Suasana akan terasa semakin hangat dan menyenangkan.

Tertarik untuk melewatkan senja yang romantis di Pantai Parangtritis? Akses menuju ke sana cukup mudah dan tidak peru khawatir tersesat. Lokasinya berada sekitar 27 kilometer di bagian selatan Kota Yogyakarta. Waktu tempuh dari pusat kota hanya sekitar 1 jam perjalanan. Sobat Pesona bisa menggunakan kendaraan pribadi, ojek online, atau bus umum dengan rute Parangtritis dari Terminal Giwangan.