Berpetualangan di Cukang Taneuh, Green Canyon-nya Indonesia

Cukang Taneuh atau Green Canyon terbentuk dari erosi tanah akibat aliran Sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalagtit dan stalaknit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan. Cukang Taneuh menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.

Cukang Taneuh atau orang lebih mengenalnya dengan nama Green Canyon adalah salah satu objek wisata sungai yang dimiliki Jawa Barat, terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis, kurang lebih 31 km dari Pangandaran. Lokasi ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran Sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalagtit dan stalaknit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan. Cukang Taneuh menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.

Istilah Green Canyon sendiri terlahir dari tiga orang traveler asing yang kebetulan berkunjung ke  daerah Cukang Taneuh. Tiga orang traveler asing tersebut, menurut cerita, datang ke Cukang Taneuh sambal menyusuri Sungai Cijulang dengan didampingi pemandu wisata dari Pangandaran. Awalnya mereka tak menyangka bahwa di daerah tersebut tersembunyi keindahan alam yang sangat mempesona. Airnya yang jernih kehijauan dari sungai dan lumut hijau berlimpah di sisi tebing. Atas kekaguman mereka akan keindahan Cukang Taneuh, ahirnya mereka menamai tempat tersebut dengan julukan "Green Canyon".

Bagi penduduk lokal, Cukang Taneuh memiliki makna “jembatan tanah”. Hal ini karena di atas lembah dan jurang dari Cukang Taneuh terdapat sebuah jembatan dari tanah yang digunakan oleh para petani setempat untuk menuju kebun mereka. Dulu, masyarakat sekitar lokasi tersebut dipercayai angker dan menyeramkan. Jadi, tak heran jika kebanyakan masyarakat enggan untuk menyambangi daerah tersebut, mungkin hanya beberapa orang saja yang berani kesana, itupun biasanya orang yang berburu ular dan biawak.

Untuk mencapai tempat ini kita harus menyewa sebuah perahu dari Dermaga Ciseureuh dan menempuh perjalanan kurang lebih 30-45 menit dengan jarak sekitar 3 km. Tarif tiket perahu berkisar Rp.200.000 , bisa didapat di loket pembelian tiket dengan harga tersebut sudah termasuk asuransi dengan maksimal 5 orang penumpang. Wisata Alam Green Canyon beroperasi setiap hari mulai pukul 7.30 WIB-16.00 WIB.

Sepanjang perjalanan, mata kita akan dimanjakan oleh hijau teduhnya warna air sungai. Di mulut gua terdapat air terjun Palatar sehingga suasana di objek wisata ini terasa begitu sejuk. Kegiatan yang dapat dilakukan di antaranya lompat dari tebing, berenang atau body rafting.

Bagi Sobat Pesona yang ingin melakukan aktifitas berenang, biasanya harus membayar extra kepada pengemudi perahu Rp.100.000 per 30 menit karena tiket perahu hanya untuk pembayaran perjalanan saja, tidak termasuk singgah dan berenang.

Nah, bagi Sobat Pesona yang ingin mengekslpore lebih Sungai Cijulang, bisa memilih paket Wahana Body Raftingdengan biaya sekitar Rp.250.000/orang. Harga tersebut sudah termasuk guide, alat-alat keselamatan (pelampung, helm, dan sepatu), serta cemilan ataupun makan besar. Untuk kegiatan body rafting ini memakan waktu kurang lebih 4 jam perjalanan. Sobat Pesona akan dibawa menyusuri sungai dari hulu sampai ke hilir dan berakhir di Dermaga Palatar.