Melepas Penat dengan Keindahan Alam Cimaja

Setelah 5 jam berkendara dari Jakarta, tibalah saya di Cimaja Square. Penginapan asri di tengah sawah ini membuat saya selalu betah. Bayangkan saja, di tengah sawah kita masih bisa mendengar deburan ombak dari deretan pantai Pelabuhan Ratu.

Sebagai tempat yang paling dekat dari Pelabuhan Ratu, Cimaja adalah tempat yang tepat untuk melepas kepenatan. Cimaja terletak di kecamatan Cikakak , Sukabumi, Jawa Barat. Rute yang saya lewati dari Jakarta cukup menarik.  Saya melewati Cibinong ke Luewiliang, lanjut ke  Cianten lalu Cikidang. Membelah Bukit Cianten dan melewati turunan Cikidang yang tersohor yang ketajamannya membuat saya tersenyum kagum.

Setelah 5 jam berkendara dari Jakarta, tibalah saya di Cimaja Square. Penginapan asri di tengah sawah ini membuat saya selalu betah. Bayangkan saja, di tengah sawah kita masih bisa mendengar debur ombak dari deretan pantai Pelabuhan Ratu.

Di pagi hari, saya selalu menyempatkan diri untuk berjalan kaki menyusuri sawah yang berada tepat di depan kamar saya. Cukup 5 menit saja berjalan santai, sampailah saya di pinggir pantai.

Melihat kombinasi para surfer yang kebanyakan wisatawan mancanegara dengan nelayan yang mencari ikan ataupun lobster menjadi pemandangan yang bagi saya sangat unik. Pantai Cimaja sendiri terkenal dengan ombaknya yang ideal bagi para surfer. Tak heran pantai ini selalu ramai dikunjungi para peselancar dari luar daerah.

Banyak sekali spot yang bisa di kunjungi di seputaran Cimaja.  Bahkan Geopark Ciletuh pun bisa dicapai dengan waktu satu jam. Untuk pilihan makanan pun sangat beragam, mulai makanan tradisional, seafood, sampai western food. Saat sore, Sobat Pesona bisa menikmati sunset dari depan kamar. Atau kalu mau, bisa sedikit berjalan menyusuri pinggiran Cimaja.

Jalan-jalan kecil disini hampir semuanya tembus ke pantai dan tidak terlalu jauh dari jalan raya. Hanya saja tidak semua beraspal. Untuk sunset, Cimaja selalu menampilkan sisi terbaiknya dibanding sunrise. Kali ini saya memutuskan untuk menikmati sore di pinggir kali yang tak jauh dari penginapan.

Segera setelah memarkirkan motor, saya duduk manis menikmati pemandangan yang jarang ditemui di Jakarta. Suara gemericik air, dan cantiknya pohon kelapa merupakan kombinasi yang pas untuk sore yang cerah.