Pulau Pulau Sekitar Maluku Utara, Surganya Pelancong Mancanegara

Maluku Utara atau disingkat Malut adalah provinsi di Indonesia yang resmi terbentuk pada 4 Oktober 1999. Maluku Utara memiliki objek wisata bahari berupa pulau-pulau dan pantai yang indah dengan taman laut serta jenis ikan hias beragam jenis.

Maluku Utara juga memiliki hutan wisata sekaligus taman nasional dengan spesies endemik ranking ke 10 di dunia. Kawasan suaka alam yang terdiri dari beberapa jenis, baik di daratan maupun di perairan laut seperti Cagar Alam Gunung Sibela di Pulau Bacan, Cagar Alam di Pulau Obi, Cagar Alam Taliabu di Pulau Taliabu dan Cagar Alam di Pulau Seho.

Secara keseluruhan, Halmahera Utara punya 49 titik selam yang tersebar di sepanjang pulau hingga ujung utara di Pulau Morotai, yang juga terkenal dengan berbagai peninggalan dari masa Perang Dunia II. Baik yang terkubur di bawah laut, maupun yang tercecer di daratan. Di area Tobelo sendiri, ada 12 pulau yang menawarkan keindahan taman bawah laut.

Untuk mencapai pulau-pulau itu bisa menyewa perahu ketinting, perahu tradisional Maluku dari Pelabuhan Tobelo untuk  menjelajahi pulau-pulau di Tobelo. Ada banyak titik yang bisa disambangi karena pulau-pulau kecil di sekeliling Pulau Halmahera punya kekhasan tersendiri dan lingkungan alami.


Pulau Tupu-tupu
Pulau yang tak berpenghuni, dengan pasir putih amat bersih. Jajaran terumbu karang yang indah begitu dekat dengan permukaan sehingga bisa memandanginya dengan puas. Ikan-ikan karang terlihat saling berkejaran, berkelit di antara terumbu karang dan anemon dengan lincahnya. Clownfish dan anemone dengan mudah dilihat dan dinikmati.


Pulau Kakara
Letaknya  di seberang Tobelo, di lokasi ini tak kalah menyuguhkan keindahan laut dan kekayaannya. Ada juga penyewaan perlengkapan snorkeling dan diving lengkap. Di pulau ini ada sebuah Hibualamo, rumah adat Halmahera Utara, yang dihadirkan dengan konstruksi asli dan terletak di samping Kakara Diving Centre.

Hibualamo memiliki nilai spiritual sebagai simbolisasi asal muasal para leluhur. Memiliki nilai sosial sebagai tempat untuk melakukan musyawarah, syukuran hasil panen, dan perangkat sosial yang berfungsi untuk menyatukan masyarakat Tobelo yang beragam. Serta memiliki nilai material, yang menjadi identitas sosial dan budaya masyarakat Tobelo. Desa ini dipercaya sebagai tempat berasalnya suku Tobelo asli dan terkenal sebagai penari Cakalele yang piawai.


Pulau Pogo-Pogo
Letaknya tidak jauh dari Labuha, ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan. Perairan Pogo-Pogo memiliki jenis ikan yang beragam. Keindahan panorama bawa lautnya, menikmati sensasi memancing, serta lezatnya ikan segar dari perairan Maluku. Di pulau ini juga terdapat air terjun dan memiliki pulau-pulau kecil tak berpenghuni yang indah. Fasilitas akomodasinya juga memadai. Terdapat 13 cottage, 2 vila berfasilitas VIP dengan kolam renang serta fasilitas dengan jaringan internet.


Pulau Dodola
Pulau Dodola wilayahnya sangat cantik dan indah. Kecantikannya akan membuat Sahabat Pesona tak berhenti mengaguminya. Dari Tobelo, perjalanan ditempuh menuju daruba, dan dilanjutkan dengan menggunakan speedboat menuju Pulau Dodola yang memakan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Pulau Dodola terbagi 2, yaitu Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Keindahan kedua pulaunya tidak berbeda jauh. Pasir pantainya sangat putih dan sehalus bubuk, dijamin bikin betah berlama-lama berjemur di pantainya. Pemandangan lautnya yang hijau, jernih dan kebiru-biruan, akan menambah rasa kagum. Uniknya, jika surut, kedua pulaunya terhubung oleh pasir putih.

Keindahan bawah lautnya tidak kalah menawan, dengan 13 titik penyelaman, dan terdapat beberapa kapal dan pesawat perang yang karam.


Pulau Maitara
Kalau melihat gambar uang di lembar uang seribu rupiah, tergambar sebuah pulau cantik, itulah Pulau Maitara. Pulau Maitara dikelilingi oleh pantai bersih berpasir putih. Ombaknya pun sedang, tidak terlalu besar, airnya biru bersih tampak ikan-ikan kecil berenang. Keindahan alam bawah lautnya, dihuni terumbu karang dan ikan-ikan yang masih sangat terjaga.


Pulau Kokoya
Pulau ini menawarkan pasir putih yang begitu indah, bahkan hingga menyilaukan mata ketika matahari menyorotinya. Pantainya cukup landai dan tenang, cocok untuk kalian yang suka berenang. Dari pulau ini, terlihat gradasi warna putih, hijau terang, hijau tua, pirus, hingga biru tua. Betapa beningnya pemandangan yang tersaji di depan mata.

Di samping itu, Pulau Kokoya juga dihiasi terumbu karang yang megah. Salah satu biota laut yang dapat kalian temui di pulau ini adalah dugong, sebutan duyung atau sapi laut yang merupakan mamalia laut langka yang bisa ditemukan di Laut Sulawesi, Maluku, dan Sumatera. Pulau ini juga diklaim sebagai salah satu pulau terluar di Indonesia.