Wow, Ada Kampung Rendang dengan 30 Varian Rendang

Kampung Rendang yang berlokasi di Jalan Tan Malaka Lampasi, pinggir kota Payakumbuh, semakin mengokohkan kota tersebut sebagai sentra produk rendang. Selama ini Payakumbuh memang dikenal sebagai lokasi wisata kuliner di Sumatera Barat.

Walau sangat populer sebagai kuliner khas Nusantara, namun banyak dari kita yang masih menganggap daging sapi adalah bahan utama satu-satunya dalam pembuatan rendang. Ternyata, jika kita berkunjung ke Kampung Rendang di kota Payakumbuh, anggapan tersebut akan segera terpatahkan.

Karena ternyata Kampung Rendang di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, memiliki puluhan varian rendang yang menarik, sehingga bisa dikembangkan menjadi kekayaan kuliner daerah. Hingga saat ini ada 30 varian rendang dengan berbagai macam bahan. Bahkan beberapa bahan mungkin tidak terpikirkan oleh kita dapat diolah menjadi bahan baku rendang.

Berbagai rendang yang siap disajikan itu, antara lain, rendang telur, daging sapi, daging suir, paru, ayam, suir ayam, ubi, suir itik, jamur basah, jamur kering, jamur kriuk, jengkol, jantung pisang, dan daun singkong.

Berbagai varian rendang yang sangat beranekaragam tersebut dapat dijumpai di Industri Kecil Menengah yang terdapat di Kampung Rendang. Di Kampung Rendang terdapat 12 pengusaha rendang rumahan dengan berbagai produk, di antaranya Rendang Riri, Rendang Erika,Rendang Indah, Rendang Nan Keke, Rendang Yen, Rendang Yolanda.

Kampung Rendang yang berlokasi di Jalan Tan Malaka Lampasi, pinggir kota Payakumbuh, semakin mengokohkan kota tersebut sebagai sentra produk rendang. Selama ini Payakumbuh memang dikenal sebagai lokasi wisata kuliner di Sumatera Barat. Umumnya wisatawan lokal terbanyak berasal dari Padangpanjang dan Bukittinggi, karena lokasinya berdekatan, namun tak jarang juga datang dari Painan yang berjarak 200 km.

Selain untuk membeli oleh-oleh, keberadaan Kampung Rendang di Payakumbuh diharapkan menjadi daya tarik tersendiri dalam hal wisata kuliner. Maka dari itu, di Kampung Rendang banyak gerai yang menjual produk rendang dengan memasak langsung di tempat penjualan sehingga wisatawan bisa menyaksikan proses pembuatan makanan khas Sumatera Barat itu secara langsung.

Di Kampung Rendang, berbagai jenis rendang dimasak dengan cara tradisional yaitu menggunakan tungku dan kayu bakar ketimbang menggunakan kompor gas modern. Selain dipercaya menyumbang rasa yang lebih nikmat dan khas dibanding menggunakan perangkat masak modern, juga memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang datang mengunjungi kota Payakumbuh.


Foto: Jaka Thariq