Kenyal-kenyal Lemak Ayam dalam Bungkusan Ilabulo

Ilabulo adalah makanan khas tradisional Gorontalo yang banyak dicari para pecinta kuliner. Sekilas Ilabulo agak mirip dengan Inambal, (makanan khas Kotamobagu, Sulut), namun jangan salah, keduanya memiliki perbadaan yang sangat jauh.

Jika Inambal dikukus, maka Ilabulo dibakar di atas bara api. Bumbu dan campuran yang tidak sama, membuat citarasa kedua panganan ini jelas sangat berbeda. Jika diperhatikan, Ilabulo sedikit lebih pedas, hal ini dikarenakan masyarakat Gorontalo yang memang mencintai masakan pedas.

Ilabulo terbuat dari sagu basah, dicampur lemak ayam pedaging, atau daging sapi, atau telur ayam, kemangi, sedikit minyak kampung, bawang putih, bawang merah, daun bawang, merica, juga bumbu lainnya, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar di atas bara api selama 20 menit.

Kerena dibakar, tekstur Ilabulo sedikit kasar walau agak kenyal, rasa gurih dari cincangan daging sapi sangat nikmat, apalagi disantap saat masih panas.

Panganan ini gampang sekali ditemui saat ke Provinsi Gorontalo. Sehingga anda wajib mencobanya. Jika anda berada di Kota Gorontalo, anda bisa menemukan kuliner ini di sepanjang jalan Diponegoro, Limba, atau jika tidak, anda juga bisa berkunjung ke Paguyaman, Limboto, atau Telaga. Bahkan, jika beruntung, anda akan menemukan kuliner ini di semua wilayah di Provinsi Gorontalo.


Foto: Ronny Buol