Melihat Keajaiban di Bubohu

Perpaduan keindahan alam dan senyum ramah masyarakat adalah satu dari begitu banyak alasan kenapa harus berkunjung ke wisata religi Desa Bubohu, di Kecamatan Batuda'a Pantai, Kabupaten Gorontalo.

Desa yang lebih dikenal dengan sebutan wisata Bungo itu, menyimpan banyak sejarah religi yang tidak akan sia-sia ditelusuri.

Untuk mendatanginya, anda hanya memerlukan 20 menit waktu tempuh dari pusat kota Provinsi Gorontalo dengan menggunakan motor atau mobil. Pepohonan menjuntai dan pemandangan Teluk Tomini akan menemani sepanjang perjalanan anda.

Desa berpenduduk mayoritas muslim ini, memiliki sebuah masjid berukuran 10x10 yang terletak di puncak bukit. Masjid itu bernama Walima Emas. Saat malam hari, kubah masjid akan menyala terang.

Dari masjid, mata anda akan dimanjakan pemandangan indah laut luas. Tak kalah istimewa, sebuah kalender Hijriah terbesar di dunia juga ada di masjid ini. Seperti berlipat keindahan, sebuah kolam dengan air dari pegunungan, bernama kolam Miem, tepat berada di sebelah masjid.

Setiap sudut di desa ini, seolah tak henti menunjukkan keajaibannya, Museum Goa dan Batu memperlengkapi keindahannya. Konon katanya, museum ini merupakan peninggalan leluhur desa Bongo. Berbagai buku dan foto-foto peninggalan leluhur, masih terjaga.

Perjalanan anda di desa ini akan disempurnakan, saat melihat ratusan fosil kayu berjejer indah membawa angan pada keingintahuan tinggi masa lalu, tertata seperti perpaduan seni dan sejarah. Fosil-fosil ini kemudian dibuatkan museum dengan nama Museum Fosil Kayu.

Di sini anda juga bisa melihat pondok khas Bongo, Wombohe, yang bisa digunakan bersantai selepas mengelilinggi desa. Di pondok ini juga terdapat kolam-kolam yang akan membuat perasaan anda lebih nyaman.

Budaya di desa ini tak kalah menarik, kian membuat anda semakin merasa tidak menyesal pernah berkunjung ke sini. Tradisi upacara Walima, saat peringatan Maulid Nabi SAW, masih sangat terjaga dengan baik.

Di desa ini, ada akan dikejutkan banyak keajaiban. Tawaran keindahan alam, sejarah, budaya, dan kearifan lokalnya sungguh akan membuat anda menyesal tidak berkunjung ke sini.