Plawangan Senaru Rinjani, Keindahan Danau dan Gunung Sekaligus

Ini merupakan tempat istirahat favorit para pendaki Gunung Rinjani yang berada di ketinggian 2. mdpl. Jalur Pintu Senaru lebih banyak digunakan oleh wisatawan yang hendak ingin menikmati keindahan panorama pemandangan Puncak Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak.

Gunung Rinjani menjadi magnet wisata yang menarik sekian banyak orang untuk mencapai puncak maupun menikmati pemandangan alam di sekitarnya. Gunung Rinjani berada di ketinggian 3.726 mdpl dan mempunyai potensi geowisata yang sangat mumpuni berupa panorama kaldera, danau, puncak, kawah, air terjun, dan gua.

Ada tiga jalur pendakian Gunung Rinjani yang bisa dipilih untuk sampai ke puncak, yaitu Sembalun, Senaru, dan Torean. Di antara ketiga jalur tersebut, hanya dua jalur yakni Sembalun dan Senaru yang paling sering digunakan oleh pendaki.

Banyak pendaki yang memilih untuk menggunakan jalur pendakian Rinjani melalui Senaru menuju puncak gunung, kemudian turun melalui jalur Sembalun. Bahkan, ada juga pendaki yang hanya ingin mencapai Plawangan Senaru saja untuk menikmati keindahan alam yang tersaji di sana.

Plawangan Senaru menyajikan pemandangan yang menakjubkan. Puncak Gunung Rinjani terlihat di bagian ujung kiri di kejauhan, dengan hamparan Danau Segara Anak di bawahnya. Di tempat ini, keindahan pemandangan matahari terbit maupun terbenam juga bisa dilihat. Ditambah lagi saat menginap di sini, jutaan bintang di langit akan menambah keindahan Plawangan Senaru.

Di lokasi ini, Sobat Pesona juga bisa menikmati keindahan alam sekitar Danau Segara Anak dengan melakukan kemping. Selain itu, Sobat Pesona juga bisa memancing ikan di tepi danau. Saat malam hari bisa menikmati suasana alam yang asri dan cantik, sambil menyantap ikan bakar dari hasil memancing. Bahkan, Sobat Pesona bisa menjumpai beberapa sumber air panas dan berendam sepuasnya di dalam Danau Segara Anak

.

Plawangan Senaru juga merupakan alternatif bagi pendaki yang tidak kuat untuk mencapai puncak Gunung Rinjani. Cukup mendaki selama sekitar tujuh hingga delapan jam dari Desa Senaru, kemudian bermalam di Plawangan Senaru. Semua rasa lelah selama mendaki akan terbayar dengan pemandangan Plawangan Senaru yang benar-benar menakjubkan.


Foto: Saepul Amrullah