Senja-senja Fenomenal di Pulau Sumba

Pulau Sumba merupakan salah satu pulau indah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menyuguhkan senja-senja yang fenomenal. Destinasi unik dan pengalaman menikmati proses matahari terbenam dengan langit berwarna merah jingga hingga violet juga dapat ditemukan di pulau yang terkenal tradisi Pasola dan kuda-kudanya yang begitu khas.

Menikmati matahari tenggelam ketika sedang melakukan perjalanan atau liburan merupakan kegiatan yang tak pernah terlewatkan. Saya sendiri termasuk orang yang selalu meluangkan waktu untuk menikmati dan mengabadikan momen-momen hangat yang terjadi pada setiap senja. Senja seperti sebuah hadiah mewah bagi raga dan jiwa yang lelah setelah seharian penuh dipadatkan dengan aktifitas.

Pulau Sumba merupakan salah satu pulau indah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menyuguhkan senja-senja yang fenomenal. Destinasi unik dan pengalaman menikmati proses matahari terbenam dengan langit berwarna merah jingga hingga violet juga dapat ditemukan di pulau yang terkenal tradisi Pasola dan kuda-kudanya yang begitu khas.

Ada dua destinasi di Pulau Sumba yang menjadi favorit saya untuk memotret sembari menikmati senja. Kedua destinasi tersebut adalah Tanjung Mareha dan Pantai Walakiri.

1. Tanjung Mareha
Kabupaten Sumba Barat Daya menyimpan salah satu spot terbaik menikmati senja di Pulau Sumba. Berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat kota Tambolaka atau sekitar kurang lebih dua jam perjalanan darat menuju ke kecamatan Kodi. Tanjung Mareha sendiri nampak seperti tebing beralaskan perbukitan landai yang menjorok ke laut. Dari atas tebing, kita juga bisa melihat keindahan pesisir Pantai Mbawana yang identik dengan batu karangnya yang bolong.

2. Pantai Walakiri
Entah bagaimana pepohonan mangrove kecil di pantai ini bisa tumbuh begitu unik. Dahannya tumbuh meliuk-liuk kearah kanan dan kiri seperti sedang menari. Pemandangan ini akan lebih sempurna bila matahari mulai beranjak untuk tenggelam. Bila ingin memotret memon sunset di sini, aturlah kamera pada mode pengaturan yang sesuai untuk kondisi senja agar siluet pepohonan dan objek manusia yang berada disekitarnya terlihat lebih dramatis.

Saran saya, datanglah ke Pantai Walakiri ketika air laut sedang surut. Untuk menuju Pantai Walakiri, Sobat Pesona harus berkunjung ke Kabupaten Sumba Timur. Dari pusat kota Waingapu, Sobat Pesona bisa menggunakan kendaraan roda empat atau dua untuk menempuh jarak 24 kilometer atau sekitar 30 menit hingga akhirnya tiba di pantai yang juga dijuluki Pantai Dancing Tree ini.