Bandung, Kota Sejuta Cerita

Kenapa saya menyebut Bandung sebagai kota sejuta cerita? Karena di satu jalan saja di Bandung, menyimpan banyak cerita dari berbagai sudut pandang. Perbedaan latar belakang ekonomi, pekerjaan, gaya hidup, menjadi faktor yang membuat street photography menjadi menarik. Seperti di sekitar Jalan ABC ini, saya bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan.

Selama menjalani karier sebagai fotografer profesional, saya selalu menyempatkan diri pergi ke suatu tempat untuk hunting foto. Proses ini membantu saya dalam mengasah kemampuan, belajar hal baru baik itu secara teknis fotografi, atau proses pembelajaran dalam objek-objek yang saya temui. Aktivitas hunting ini mendukung kepercayaan saya tentang kreativitas itu sendiri, ide dan kreativitas tidak datang dengan sendirinya, harus dicari, digali, dan dipelajari.

Aktivitas berburu foto kali ini, saya memutuskan untuk pergi ke kota yang masih dekat dengan Jakarta, yaitu Bandung. Berangkat dari Jakarta pukul 5 pagi, sampai di Bandung sekitar pukul 8 pagi dan langsung menuju Jalan ABC. Kenapa saya menyebut Bandung sebagai kota sejuta cerita? Karena di satu jalan saja di Bandung, menyimpan banyak cerita dari berbagai sudut pandang. Perbedaan latar belakang ekonomi, pekerjaan, gaya hidup, menjadi faktor yang membuat  street photography menjadi menarik. Seperti di sekitar Jalan ABC ini, saya bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Tukang becak, sopir angkot, pedagang, pelajar, mahasiswa, pegawai, semuanya bisa saya temukan di jalanan ini.

Saya juga berkesempatan bertemu dengan beberapa fotografer lainnya di sekitar Jalan ABC. Selain mereka mencari barang yang hanya bisa ditemukan di Jalan ABC, sama seperti saya, mereka juga sedang mengembangkan kreativitasnya lewat street photography. Berbincang dan bertukar pikiran dengan mereka, lalu memutuskan untuk berburu foto bersama.

Di Jalan ABC ini, bisa ditemukan barang-barang antik seperti jam tangan yang tidak dijual di toko-toko lainnya. Tidak terasa, setelah berjam-jam mengelilingi sekitaran Jalan ABC, saya berhenti sejenak untuk menikmati hangatnya kopi di Warung Kopi Purnama, tepatnya di Jalan Alkateri.

Hal menarik yang saya pahami dan pelajar dari sudut pandang seorang fotografer saat itu adalah orang-orang menjalani hari dan bertahan hidup dengan cara yang berbeda, tetapi mereka bertemu dalam satu jalan. Hal tersebut juga yang membuat saya bangga menjadi orang Indonesia, banyak cerita-cerita baru yang bisa kita temukan di sekitar kita.