5 Hutan Wisata Terbaik di Pulau Kalimantan

Kalimantan mempunyai hutan terluas kedua di Indonesia. Tak hanya pohon-pohon besar saja, tetapi juga sebagai tempat tinggal dan berkembang biak beragam satwa, serta tempat tinggal Suku Dayak asli Kalimantan.

Pulau Kalimantan terkenal dengan hutan tropis dan mempunyai berbagai sumber daya alam terbanyak di Indonesia. Pulau yang terkenal dengan julukan Pulau Seribu Sungai ini mempunyai sekitar 28,23 juta hektar hutan yang menjadi habitat alami hewan dan tumbuhan.

Berkunjung ke Kalimantan, tak lengkap rasanya jika tidak melihat langsung kekayaan alam pulau yang merupakan paru-paru dunia ini. Berikut lima hutan wisata di Pulau Kalimantan yang bisa Sobat Pesona jelajahi.


Hutan Wisata Baning
Hutan ini terletak di tengah Kota Sintang, Kalimantan Barat, yang mempunyai luas mencapai 215 hektar. Baning mempunyai topografi tanah yang datar, pepohonan rindang dan hijau, aneka satwa, dan tumbuhan endemic. Selain itu, terdapat juga sebuah laboratorium yang digunakan sebagai sarana pendukung penelitian dan pengembangan berbagai kekayaan hayati di hutan ini.


Taman Nasional Tanjung Puting
Terletak di semenanjung barat daya Kalimantan Tengah, Taman Nasional Tanjung Puting terkenal dengan habitat orangutan Kalimantan yang dilindungi. Luas wilayah taman nasional ini adalah 415.050 hektar yang terdiri atas Suaka Margasatwa Tanjung Puting seluas 300.040 hektar, hutan produksi seluas 90.000 hektar, dan kawasan perairan seluas 25.000 hektar.

Selain orangutan, taman nasional ini juga menjadi tempat tinggal flora dan fauna yang beragam, seperti kantong semar, tumbuhan merambat berkayu, paku-pakuan menjalar, bekantan, beruang madu, rusa sambar, dan kijang muncak.


Hutan Mangrove Margomulyo
Hutan Mangrove Margomulyo berada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kawasan ini mempunyai luas mencapai 16,8 hektar dan dijadikan kawasan konservasi tumbuhan bakau. Selain itu, hutan ini juga berfungsi sebagai taman kota, wisata alam, penelitian, serta habitat bagi flora dan fauna.

Beragam vegetasi tumbuh di tanah lumpur berair di hutan ini, seperti jenis-jenis bakau, tumbuhan api-api hitam, pohon nipah, pidada, dan bintaro yang tumbuh subur. Selain itu, beragam satwa juga bisa ditemukan di Hutan Mangrove Margomulyo, seperti kepiting, bekantan, ikan tembakul, dan berbagai burung.


Taman Hutan Raya Sultan Adam
Dengan luas sekitar 112.000 hektar, Taman Hutan Raya Sultan Adam merupakan hutan hujan tropis yang berada di Kalimantan Selatan. Beberapa tumbuhan tumbuh subur di sini, seperti meranti, ulin, kahingai, damar, kuminjah laki, mawai, keruing, dan jambukan. Taman hutan ini juga sebagai tempat tinggal bekantan, owa-owa, lutung merah, rusa, kijang merah, kijang mas, pelanduk, macan dahan, dan musang air. Selain kawasan hutan, Taman Hutan Raya Sultan Adam juga terdapat Waduk Riam Kanan, Pulau Pinus, Pulau Bukit Batas, Air Terjun Surian, dan Air Terjun Bagugur.


Taman Nasional Kayan Mentarang
Nama kawasan taman nasional ini diambil dari dua sungai penting yang berada di dalamnya, yaitu Sungai Kayan di sebelah selatan dan Sungai Mentarang di sebelah utara. Dengan luas lahan sekitar 1,35 juta hektar, taman nasional di Kalimantan Utara ini memiliki kawasan hutan primer dan hutan sekunder tua terbesar yang masih tersisa di Borneo kawasan Asia Tenggara.

Hutan ini mempunyai banyak sekali air terjun dari berbagai ukuran, 500 jenis anggrek dan 25 jenis rotan, serta sebagai tempat tinggal satwa yang dilindungi seperti banteng, beruang madu, trenggiling, macan dahan, landak, serta rusa sambar.


Foto: Wahyu Andika