Melihat Kemegahan Museum Mulawarman di Tenggarong

Museum ini dibangun dengan mengadopsi gaya arsitektur tradisional Suku Dayak yang ada di Kutai. Kemudian dibangun balai yang menjadi tempat kediaman Raja.

Di Kalimantan Timur, terdapat sejumlah museum yang sangat terkenal, salah satunya adalah Museum Mulawarman. Di sini, kita bisa melihat sekitar 5.373 koleksi peninggalan bersejarah. Benda bersejarah yang dikoleksi itu pun terbagi ke dalam banyak jenis.

Selaku museum yang sudah lama berdiri, Museum Mulawarman memiliki sejarah yang menarik. Pasalnya, bangunan ini didirikan pada 1932 oleh pemerintah Belanda, yang pada awalnya diberi nama bangunan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara. Setelah itu, pada 1935 pemerintah Belanda menyerahkan bangunan keraton ini kepada Sultan Aji Muhammad Parikesit. Bangunan ini dibangun dengan ruang bawah tanah, lantai, dinding, penyekat, hingga atap yang didominasi menggunakan beton.

Bangunan Museum Mulawarman ini sempat terbakar, namun pada 1963 museum ini kembali dibangun. Setelah itu pada tanggal 25 november 1971 diresmikan kembali. Di museum ini terdapat duplikat Patung Lembuswana yang berada di halaman depan dan menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara.

Museum ini dibangun dengan mengadopsi gaya arsitektur tradisional Suku Dayak yang ada di Kutai. Kemudian dibangun balai yang menjadi tempat kediaman sebutan Raja Muhammad Sholeh Udin. 
 
Museum Mulawarman terdiri dari dua lantai, yakni lantai bawah yang menyimpan banyak koleksi benda bersejarah, dan lantai kedua yang berisi koleksi peninggalan bercorak kesenian. Karena banyaknya koleksi peninggalan sejarah yang disimpan. Tidak heran apabila museum ini merupakan salah satu aset berharga untuk bangsa Indonesia sekaligus menjadikan Museum Mulawarman di Tenggarong, sebagai museum dengan koleksi terlengkap di tanah air.

Itulah beberapa hal mengenai Museum Mulawarman yang hingga kini menjadi objek wisata sejarah yang mengasyikkan di Kalimantan Timur. Banyaknya koleksi benda bersejarah yang disimpan pada museum ini menjadikannya salah satu aset sejarah penting untuk bangsa Indonesia.

Jangan lupa mampir ke Museum Mulawarman, ya!


Foto : Jaka Thariq