Menjelajah Keindahan Tersembunyi Lembah Silokek

Tersembunyi di lembah Sumatera Barat yang sunyi, diapit tebing tinggi dengan aliran sungai yang deras. Lembah Silokek berada di wilayah Muaro Sijunjung, sekitar 100 km dari kota Padang

Jalan menuju lembah yang berkelok dengan hutan dan padang rumput menjadi pemandangan setelah melewati jembatan yang membelah sungai Batang Kuantan. Melalui beberapa tanjakan dan turunan terlihat aliran sungai mengalir deras.

Jalanan di antara sungai dan tebing batu yang menjulang tinggi dan di bagian tebing ditumbuhi pepohonan. Jalanan berliku dengan aliran sungai dikelilingi pepohonan liar, kesunyian dan kedamaian tercipta di antara tebing tinggi dan derasnya sungai. Sebuah bentang alam yang tidak ditemukan di tempat lain.


Pesona Tebing dan Susur Sungai
Daya tarik Silokek, selain pemandangan alamnya menuju lokasi, juga menyuguhkan beberapa ngalau atau gua, air terjun, serta telaga di atas bukit, memberikan daya tarik  tersendiri.

Bagi para pencinta alam dan panjat tebing, lokasi ini menjadi salah satu tempat yang menyuguhkan tantangan bagi panjat tebing. Terlihat di salah satu bagian tebing di dekat gua terdapat semacam pasak yang biasa dipakai untuk kegiatan panjat tebing.

Sungai Silokek yang berliku dengan pemandangan sekeliling yang menakjubkan menjadi daya tarik dan tantangan arung jeram. Selain mendapat tantangan yang menarik, lokasi ini juga memberikan pemandangan di dasar lembah yang menakjubkan.

Tak ketinggalan di salah satu sudut tepian sungai, hamparan pasir putih menambah keunikan Silokek, dengan sapuan arus air sungai Batang Kuantan, tersaji mengagumkan diantara tebing batu yang mengikuti jalur aliran sungai di dasarnya.

Selain berkunjung ke wilayah hutan, daya tarik di kampungnya yang terletak berjajar di sisi jalan dengan area persawahan dan jembatan gantungnya. Sawah di perkampungan Silokek disusun bertingkat menyesuaikan kontur tanah dengan bebatuan besar sebagai pembatas antar lahan.  Perpaduan lahan sawah bertingkat nan elok dengan latarnya perbukitan menjadi lansekap yang menarik dinikmati menyegarkan mata dan memberikan kedamaian hati.

Di perkampungan ini terdapat jembatan gantung yang menghubungkan antarkampung yang terpisah sungai. Jembatan sepanjang 200 meter dan lebar 1,5 meter. Di sisi kanan dan kiri jembatan dipasang jaring sebagai pembatas pinggirannya. Suasana yang senyap di antara tebing menjulang, sesekali ditemani ratusan kelelawar berhamburan dari gua dan beberapa ekor monyet bergelantungan di pepohonan.

Diantara kesunyian juga terdengar suara gemericik air terjun Silokek. Air terjun silokek tersusun atas empat tingkatan. Masyarakat Sijunjung biasanya mengunjungi dan menggunakan air terjun ini untuk acara tahunan yaitu Balimau. Diantara suguhan suara alam yang sahut menyahut, terdengar pula suara mesin pendulang emas di pinggiran sungai dan perbukitan. Salah satu kekayaan Silokek yang tersembunyi dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar bahkan dari luar Silokek.