Tipat Blayag, Kuliner Ketupat Nikmat dari Buleleng

Salah satu kuliner Bali yang banyak diminati pengunjung adalah tipat blayag khas Buleleng, Singaraja. Bentuk tipat blayag sangat berbeda dengan ketupat pada umumnya. Kalau ketupat pada umumnya berbentuk persegi, tipat blayag berbentuk lonjong dengan bungkus dari daun enau atau aren.

Bali. Siapa yang tidak tahu pulau kecil yang terkenal dengan keelokannya itu? Tak hanya terkenal di Indonesia, nama Bali sudah sangat populer di seluruh belahan dunia. Bali tidak hanya dikenal karena tempat-tempat wisatanya yang indah dan menawan. Budaya dan tradisi yang masih terjaga dengan baik juga jadi daya tarik tersendiri. Selain itu, ada banyak makanan khas yang membuat orang terpanggil untuk selalu kembali ke Pulau Dewata.

Salah satu kuliner Bali yang banyak diminati pengunjung adalah tipat blayag khas Buleleng, Singaraja. Bentuk tipat blayag sangat berbeda dengan ketupat pada umumnya. Kalau ketupat pada umumnya berbentuk persegi, tipat blayag berbentuk lonjong dengan bungkus dari daun enau atau aren.

Daun yang dipilih untuk membuat tipat blayag harus yang masih muda untuk memunculkan rasa tipat yang lebih nikmat. Seperti ketupat pada umumnya, pembuatan tipat blayag juga butuh waktu yang cukup lama. Beras yang sudah dibungkus harus direbus sekitar lima jam. Semakin lama direbus, rasa tipat blayag akan semakin nikmat.

Tipat blayag ini bisa dimakan langsung, tanpa tambahan apa pun. Namun, dalam penyajiannya, tipat blayag yang sudah dipotong-potong kecil akan dicampur dengan bumbu, sayur, dan lauk.

Campuran tipat blayag khas Buleleng biasanya adalah tauge, urap saur, ayam suwir, dan kacang tanah goreng. Campuran ini kemudian disiram dengan kuah ayam nyat-nyat. Untuk menambah kenikmatan, biasanya sajian ini diberi tambahan potongan telur rebus, taburan bawang goreng, dan peyek.

Sekilas, kuliner ini memang mirip dengan lontong pecel atau gado-gado. Tetapi, cita rasanya jelas berbeda. Tipat blayag Buleleng memiliki cita rasa berbeda karena tidak menggunakan bumbu kacang, melainkan kuah kuning yang disebut kuah ayam nyat-nyat.

Kuah nyat-nyat dibuat dari tepung beras yang ditumbuk halus, lalu diberi bumbu bali yang identik dengan warna kuning. Bumbunya tentu saja mengandalkan rempah-rempah khas Indonesia. Ayam yang dipakai pun biasanya ayam kampung, agar rasanya lebih legit dan enak.

Hmm, membayangkannya saja sudah membuat Sobat Pesona lapar, kan? Biar enggak penasaran, siap-siap deh berwisata ke Bulelung dan berburu tipat blayag, yuk.