Ini Transformasi Becak Kayuh ke Becak Motor di Nias

Seiring berjalannya waktu, becak kayuh pun mengalami masa sulit. Alat transportasi ini dinilai lambat sementara masyarakat harus berpacu dengan waktu. Becak kayuh pun mulai dikalahkan dengan kehadiran ojek motor atau mobil angkot.

Becak Nias merupakan salah satu kendaraan unik. Kehadiran becak ini sebagai salah satu alternatif angkutan umum, sedikit banyak tentu membantu memenuhi kebutuhan akan transportasi masyarakat di Nias. Terlebih, kendaraan ini biasanya lebih menjangkau wilayah yang tidak tersentuh jenis transportasi lainnya.

Penggunaan nama “becak” berasal dari bahasa Hokkien, yakni be chia yang artinya kereta kuda. Becak merupakan alat transportasi beroda tiga yang umumnya digunakan di negara-negara Asia. Lazimnya, becak memuat dua orang penumpang dan satu orang pengemudi.

Becak pada mulanya merupakan alat transportasi yang ramah lingkungan serta tidak menimbulkan kebisingan. Dengan mengandalkan kekuatan kaki saat mengayuh, becak kayuh pernah menemukan kejayaannya beberapa tahun silam. Saat itu, becak kayuh menjadi kendaraan favorit yang merakyat dan menjadi pilihan utama dalam bertransportasi.

Seiring berjalannya waktu, becak kayuh pun mengalami masa sulit. Alat transportasi ini dinilai lambat sementara masyarakat harus berpacu dengan waktu. Becak kayuh pun mulai dikalahkan dengan kehadiran ojek motor atau mobil angkot. Tidak hanya itu, kehadiran becak kayuh di jalan raya  mulai dirasa mengganggu, karena kecepatannya yang sangat terbatas.

Akhirnya, becak kayuh pun mengalami transformasi. Kini, becak kayuh  tampil lebih modern. Dengan menggunakan motor, becak pun berubah menjadi becak motor atau bentor. Meski kehadirannya masih mengundang kontroversi, becak motor ini lebih bisa diterima masyarakat, terutama golongan menengah ke bawah. Becak motor pun menjadi alat transportasi pilihan yang lebih disenangi. Meski secara fisik masih berupa becak, secara kecepatan sudah menyamai kendaraan bermotor lainnya.


Becak Nias dan Pemanfaatannya
Secara umum, becak Nias sebenarnya tidak jauh berbeda dengan becak motor pada umumnya. Becak ini tampil sebagaimana becak kayuh, tetapi pengemudi becak tidak berada di belakang melainkan di samping penumpang. Selain itu, becak ini juga memanfaatkan tenaga mesin untuk menjalankan becak dengan menggunakan sepeda motor.

Kehadiran becak Nias sangat membantu masyarakat yang ada di daerah tersebut. Selain karena tarifnya lebih terjangkau, kendaraan yang satu ini juga bisa memuat penumpang hingga barang lebih banyak. Satu hal yang pasti, meski berwujud becak kecepatan kendaraan ini tidak kalah dengan kendaraan bermotor lainnya.


Foto: Jaka Thoriq