Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Pesona keindahan Gunung Rinjani selalu terpancar dari berbagai sisi. Namun, untuk dapat menikmatinya, butuh usaha yang cukup keras dengan cara mendaki gunung tersebut.

Indonesia memang kaya akan keindahan alamnya. Gunung, laut, persawahan, semuanya memperlihatkan betapa indahnya alam Indonesia. Salah satu pesona alam Indonesia adalah Gunung Rinjani. Gunung dengan ketinggian 3.726 mdpl ini, memang merupakan salah satu destinasi favorit bagi para pendaki, baik pendaki dalam negeri maupun dari luar negeri.

Pesona keindahan Rinjani membuat setiap pendaki pasti tertantang untuk mengeksplorasi gunung yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat ini. Bagi pemula, bisa dikatakan medan Gunung Rinjani tidak terlalu sulit, tentu kalau sudah menemukan jalur yang tepat.

Ada beberapa jalur pendakian yang biasa kita pilih, yaitu Sembalun, Senaru, Timba Nuh, dan Torean. Biasanya, jalur paling favorit adalah Jalur Pendakian Sembalun. Karena jalur tersebut cukup mudah dibandingkan tiga jalur pendakian lainnya.

Dalam pendakian melalui Sembalun, kita akan disambut oleh padang savana yang datar dengan kicauan burung-burung yang merdu. Tak heran jika jalur ini pun menjadi jalur favorit bagi para pendaki.

Di Gunung Rinjani juga terdapat satu jenis mamalia endemik, yaitu Musang Rinjani (Paradoxurus hemaproditus rinjanicus). Selain itu terdapat pula Kijang, Lutung Budeng, Trenggiling, Burung Cikukua Tanduk, Dawah Hutan, Kepudang Kuduk Hitam, serta berbagai jenis Reptil lainnya.

Selain itu, potensi tumbuhan yang dimiliki Taman Nasional Gunung Rinjani juga sangat menarik wisatawan, di antaranya, tumbuhan Jelutung, Dedurenan, Bayur, Beringin, Jambu-jambuan, Keruing, Rerau, Eidelweis, serta 2 jenis Anggrek endemik Perisstylus rintjaniensis dan P. lombokensis.


Keindahan Saat Menuju Puncak Rinjani
Salah satu tempat yang tidak dilewatkan para pendaki dalam pendakian Gunung Rinjani adalah Danau Segara Anak. Ya, danau cantik ini bisa ditemukan setelah menempuh pendakian melalui dua jalur, yaitu Jalur Pendakian Sembalun dan Jalur Pendakian Senaru.

Untuk mencapai Danau Segara Anak dari Jalur Pendakian Sembalun, memerlukan waktu sekitar minimal 8 jam. Sedangkan melalui Jalur Pendakian Senaru, memerlukan waktu sekitar minimal 7 jam. Di sekitar Danau Segara Anak, biasanya pendaki melakukan beberapa kegiatan, seperti berkemah, berendam di air belerang yang hangat, hingga memancing ikan. Untuk mencapai danau ini, memang butuh waktu yang tidak sebentar dan cukup melelahkan. Semua seolah terbayar dengan melihat keindahan alam di sekitarnya.