Plecing Lombok VS Plecing Bali, Apa Bedanya?

Plecing kangkung ala Bali atau Lombok? Keduanya mirip, tetapi berbeda. Rasa yang ditawarkan keduanya sesuai dengan karakteristik kuliner daerah masing-masing.

Kuliner Indonesia memiliki potensi yang tidak bisa dipungkiri. Sejak zaman dahulu, lewat ketersediaan rempah dan bahan baku yang berlimpah, hidangan-hidangan Nusantara selalu memiliki warna khas, dari segi rasa, tekstur, sampai nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Dua daerah yang berdekatan, Nusa Tenggara Barat dan Bali, memiliki khazanah kuliner yang sangat kuat akan nilai tradisi dan alam. Keduanya memiliki beberapa kemiripan, tetapi mempertahankan aroma Nusantara yang mereka miliki sejak ratusan tahun silam. Menu plecing kangkung, merupakan salah satu sajian yang paling terkenal dan sering diasosiasikan dengan kedua daerah ini.


Sambal Tumis dan Sambal Kencur
Sobat Pesona tidak akan asing dengan plecing kangkung apabila sering memakan ayam taliwang. Plecing kangkung memang umum disajikan sebagai pendamping ayam taliwang khas Lombok. Sementara itu, plecing kangkung khas Bali biasa disajikan untuk menemani menu ayam betutu, hingga sate lilit. Kedua plecing sama-sama menjadi sayur dan sambal pendamping yang wajib bagi makanan-makanan khas kedua daerah.

Meskipun sama-sama berbahan dasar kangkung, ada sedikit perbedaan pengolahan di antara keduanya. Keduanya sama-sama menggunakan tauge, kacang, dan sambal plecing. Secara rasa, keduanya memang mirip dengan bahan-bahan yang relatif sama. Namun, perbedaan yang krusial terletak pada cara pengolahan sambal plecing.

Sambal plecingkhas Bali dibuat dari paduan bawang merah, putih, cabai merah, terasi, dan tomat. Sambal yang sudah diulek dan dihaluskan ini kemudian ditumis dengan air di wajan. Sementara untuk sambal plecing Lombok, bahan tambahannya adalah kencur. Sambal yang telah dihaluskan kemudian ditumis dengan minyak sampai harum, lalu ditambahkan perasan jeruk limau, gula,dan garam.

Dengan proses pengolahan sambal plecing yang berbeda, makarasa yang dihasilkan plecing bali lebih alami, dan cocok untuk karakteristik makanan yang menemaninya yang cenderung berbumbu. Sementara, plecing Lombok punya rasa yang lebih kuat, sehingga bisa mengimbangi menu seperti ayam taliwang yang secara rasa juga kuat. Kedua plecing kangkung ini memang saling melengkapi makanan utama yang disajikan untuk Sobat Pesona.


Foto: Ayu Anita Petrisia, NW Harisson