Gendang Beleq, Orkestra Kebanggaan Suku Sasak

Awalnya gendang beleq mengiringi para prajurit yang akan berjuang di medan perang. Suara yang dihasilkan dipercaya membuat para prajurit menjadi lebih semangat dan berani. Kini gendang beleq menjadi identitas budaya dan kebanggaan masyarakat Sasak.

Gendang beleq adalah alat musik tradisional berupa gendang yang besar yang digunakan pada musik tradisional Suku Sasak. Gendang ini dimainkan dengan cara ditabuh oleh pemain yang membentuk kelompok orkestra. Orkestra gendang beleq terdiri dari dua jenis gendang yang biasa disebut gendang mama dan gendang nina. Mama berarti laki-laki, sedangkan Nina berarti perempuan. Selain itu, ada gendang kecil sebagai alat musik ritmisnya, gong, dan reog. Para pemain akan menabuh-nabuh gendang beleq sambil bernyanyi. Biasanya, mereka terdiri dari 13 hingga 17 orang pemain.


Gamelan Pengiring Perang
Pada awalnya, gendang beleq hanyalah sebuah alat musik untuk mengiringi para prajurit yang akan berjuang di medan perang. Suara yang dihasilkan dari gendang beleq dipercaya membuat para prajurit menjadi lebih semangat, berani, dan rela berkorban demi membela kerajaan pada masa itu. Namun, saat ini, gendang beleq digunakan sebagai media hiburan yang biasa dipertontonkan di acara-acara kebudayaan, pernikahan adat Suku Sasak, hingga khitanan.

Gendang beleq terbuat dari kayu pohon meranti yang tumbuh subur di daerah Lombok. Gendang beleq akan menghasilkan suara yang besar dan bergema. Suara ini tentunya dihasilkan karena bentuknya yang dibuat berlubang pada bagian tengahnya. Lubang itu kemudian ditutup atau dilapisi dengan kulit kambing, sapi, atau kerbau. Dengan begitu, ketika ditabuh, gendang ini akan berbunyi “dang” atau “dung” dengan intensitas suara yang menggelegar.

Kata “beleq” dalam frasa gendang beleq berasal dari bahasa Sasak yang berarti ‘besar’. Karena itu, ukuran wajar dari gendang ini memang jauh lebih besar dari gendang pada umumnya. Ukuran dari sebuah gendang beleq biasanya berkisar 50 cm lebarnya dan 150 cm panjangnya. Para pemain yang sudah terbiasa tentunya tidak akan kesusahan memainkan gendang yang cukup panjang ini. Apalagi, adanya tali pada gendang membuat gendang itu bisa dikalungkan. Hal ini memudahkan seseorang untuk membawa dan menabuh gendang.

Permainan gendang beleq khas Sasak ini sarat akan nilai budaya. Permainan gendang beleq sarat dengan nilai keindahan, ketekunan, kesabaran, kebijakan, ketelitian, dan kepahlawanan. Nilai-nilai itu sangat disakralkan oleh masyarakat Sasak. Karena itu, diharapkan nilai ini akan selalu menyatu dengan hati masyarakat Sasak sebagai pertanda dan upaya menjadi pribadi yang baik.


Foto: Astri Apriyani