4 Kuliner Istimewa Minang, Kudu Dijajal di Tempat Asalnya

Mengunjungi Sumatra Barat tidak lengkap rasanya tanpa menjajal kuliner-kuliner khasnya. Meskipun beberapa di antaranya sudah akrab dengan kita, tidak ada salahnya menjajal citarasa asli masakan ini di tempat asalnya.

Sebagian dari khazanah kuliner Sumatra Barat mungkin sudah akrab di lidah. Beragam rumah makan padang atau nasi kapau tersebar di banyak kota di Indonesia. Berbagai jenis makanannya juga sudah banyak kita kenali. Namun, tak ada yang bisa mengalahkan otentisitas rasa dari masakan-masakan ini di kampung asalnya.

Kalau tengah berkunjung ke Sumatra Barat, kita mesti menjajal langsung rasa asli dari masakan-masakannya. Berikut beberapa kuliner legendaris khas Sumatra Barat yang harus Sobat Pesona coba langsung di Bumi Minangkabau.


Rendang
Makanan pertama yang harus Sobat Pesona coba tentunya adalah rendang. Ya, meskipun makanan ini sudah terkenal dan diakui dunia, tetapi citarasa rendang tidak mungkin membuat bosan siapa pun yang pernah mencicipinya. Satu-satunya rendang yang otentik secara tekstur, rasa, dan aroma tentu yang dibuat langsung dari dapur-dapur masak di rumah asalnya, Sumatra Barat. Daging rendang dimasak berjam-jam hingga menjadi makanan yang awet hingga berminggu-minggu setelah dimasak.


Sate Padang
Makanan yang satu ini tidak kalah terkenalnya dengan rendang. Bahkan, mudah dijumpai di berbagai gerobak pedagang sate padang di banyak kota. Sobat Pesona pasti takluk dalam kelezatan sate daging sapi dengan bumbu kari yang kental ini. Nah, kelezatan rasa ini pastinya berlipat ganda ketika disantap langsung di Sumatra Barat. Dilengkapi kerupuk kulit sapi, dengan lontong, pastinya melahirkan rasa gurih dan nikmat yang tak terbayangkan.


Dendeng Batokok
Dendeng khas dari Sumatra Barat ini memang salah satu makanan otentik yang sulit dicapai citarasa aslinya kalau bukan dicicipi di kampung halamannya. Pengolahan sambal hijau menjadi kunci utama dalam memberi penekanan rasa dendeng batokok. Paduan cabai hijau, tomat hijau, bawang yang diulek bersama dengan garam akan menemani daging dendeng yang gurih dari luluran berbagai bumbu sebelum dimasak.


Ayam Pop
Nah, makanan terakhir yang harus Sobat Pesona coba adalah ayam pop. Pengolahan ayam menjadi ayam pop berbeda dari kebanyakan pengolahan daging ayam. Pertama, ayam direbus bersama dengan berbagai rempah dan bumbu sampai matang. Setelah itu ayam digoreng selama 10 detik, kemudian langsung diangkat. Prosesnya berbeda dengan kebanyakan ayam yang digoreng sampai menguning; ayam pop tetap berwarna putih.


Foto: Vina Gabrielle, Jakarta Food Bangers, Henjiwong, Eric Ekos