Kampung Tridi Malang, Spot Foto Tiga Dimensi Kekinian

Pinggiran Sungai Brantas yang dulunya kumuh, disulap jadi spot favorit pemburu foto instagramable. Penuh warna, dengan gambar-gambar 3 dimensi yang terlihat sangat nyata.

Warga Jawa Timur kini tak perlu jauh-jauh datang ke Bali atau Jogyakarta untuk menikmati Museum 3 Dimensi. Kota Malang juga memiliki sekitar 80 gambar 3 dimensi yang terlihat sangat nyata. Lokasi ini menjadi tempat yang mengangenkan untuk menambah koleksi foto media sosialmu.

Berada di sebelah Kampung Wisata Jodipan di kota Malang, Kampung Tridi tidak kalah photogenic, menyajikan spot-spot foto keren. Lebih unik malahan, karena Kampung Tridi memiliki spot dengan gambar-gambar mural 3 dimensi. Image warna-warninya tampak nyata menghiasi dinding rumah warga di bantaran Sungai Brantas ini.


Sepaket Dengan Kampung Jodipan
Gagasan awal Kampung Tridi, di Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tidak jauh dari konsep Kampung Wisata Jodipan. Eddy Supriyanto atau Edi Gimbal, merupakan warga sekitar yang memiliki gagasan itu, untuk menghidupkan kampung di bantaran sungai ini.

Berbekal dukungan program corporate social responsibility salah satu pabrik cat, gambar-gambar tiga dimensi yang terlihat memiliki bentuk atau hidup hadir di tengah perkampungan warga. Mulai fasilitas umum, pinggir gang ataupun di lorongnya sekalipun. Temanya tidak jauh dari tokoh kartun, alam dan hewan.

Tokoh kartun diambil yang lebih dikenal anak-anak. Seperti Patrick Spongebob, Spiderman, Hulk dan Mickey Mouse. Sedangkan alam, bergambar laut atau memancing. Yang lebih unik, gambar bertema hewan. Gorilla, T-Rex terikat lehernya, burung merak, paus, ular, hiu, singa rasta dan singa mengaum.

Dan masih banyak lagi spot-spot foto menarik di Kampung Tridi. Susuri gang-gang seluas tiga meter ini, kita akan disambut juluran lidah sang ilmuwan, Albert Einstein. Tak jauh berjalan, seekor gorila muncul dari balik pigura. Awas, setelah itu, hiu besar siap memangsa siapa saja yang mendekat.

Kalau ingin menguji adrenalin, carilah spot foto tebing tinggi di jalan-jalan kampung ini. Kampung Tridi memang lebih banyak dikunjungi remaja, meski wisata selfie itu disajikan untuk semua kalangan. Mereka datang bergerombol di hari libur ataupun Minggu. Sejak pagi, ratusan motor diparkir di pintu masuk Kampung Tridi.

Menikmati berbagai gambar tiga dimensi di areal sepanjang kawasan itu, tidak butuh biaya mahal. Cukup membayar uang masuk Rp 3.000. Mirip dengan KWJ, pengunjung juga disiapkan toilet yang bersih, dan musholla. Sebagian warganya juga menjual aneka makanan ringan dan minum.

Jadi, buat traveler yang mengunjungi Kampung Wisata Jodipan, lengkapi pengalaman wisata selfie dengan bermain warna dan image 3 dimensi di Kampung Tridi.