Berburu Buah Khas Bali di Pasar Buah Kintamani

Meskipun lahan pertanian di Bali tidak terlalu luas, tetapi didukung teknologi modern dan varietas bibit unggul, kini komoditas buah-buahan di Bali tidak kalah dengan buah impor. Buah-buah seperti jeruk Bali, Manggis Bali dan salak Bali di jual di Pasar Buah Kintamani.

Pasar buah Kintamani terkenal memiliki daya tarik bagi para wisatawan. Berkunjung ke Kintamani belum lengkap bila belum mencicipi buah-buahan yang khas dan membawanya pulang sebagai oleh-oleh. Meskipun lahan pertanian di Bali tidak terlalu luas, tetapi didukung teknologi modern dan varietas bibit unggul, kini komoditas buah-buahan di Bali tidak kalah dengan buah impor.

Banyak kalangan menyukai Kintamani karena terkenal dengan pasar buahnya. Buah-buahan khas dari berbagai daerah di Bali, seperti salak Bali, durian Bali, jeruk Bali, jeruk Kintamani, dan manggis dapat dengan mudah Sobat Pesona temukan di Pasar Buah Kintamani. Meski buah tersebut bisa ditemukan di daerah lain, buah-buahan khas Bali memiliki ciri khas sendiri. Misalnya,  salak Bali dengan daging buah tebal, berwarna putih kekuningan, teksturnya renyah dan rasanya manis bercampur asam. Daerah yang terkenal dengan produksi salak Bali adalah Kabupaten Karangasem.

Selanjutnya ada jeruk Kintamani yang memiliki dua jenis, yaitu jeruk siam dan jeruk slayer. Jeruk siam berwarna kuning cerah sedikit kehijauan dan rasanya manis dengan sedikit rasa asam segar. Sementara jeruk slayer warnanya sedikit kemerahan dengan rasa yang unik, yaitu perpaduan manis dan asam.

Salah satu buah yang juga populer yaitu jeruk Bali. Jeruk yang ukurannya lebih besar dari jeruk biasa ini umumnya berwarna hijau dan dagingnya kemerahan. Keunggulan jeruk Bali dibanding jeruk pada umumnya adalah kalorinya lebih rendah dan kandungan vitamin C-nya lebih tinggi. Selain dapat mengatasi anemia, jeruk Bali juga membantu menjaga kesehatan tulang dan menjaga tekanan darah agar tetap normal.

Ada juga manggis Bali yang diklaim sebagai buah khas Pulau Dewata yang kualitasnya paling baik dari semua manggis daerah lainnya di Indonesia. Buah ini banyak ditanam di Tabanan dan Jembrana. Petani manggis di kedua tempat tersebut terus meningkatkan kualitas hingga memenuhi standar internasional. Manggis Bali sering diekspor ke Malaysia, Tiongkok, Vietnam, Singapura, Selandia Baru dan masih banyak negara lain.

Pasar induk yang nama resminya Pasar Singamandawa ini merupakan yang terbesar di Bangli. Sebagai pasar induk, pasar ini merupakan sentra kegiatan perekonomian warga. Bukan hanya warga saja yang datang berbelanja, tetapi juga warga dari luar Bangli, seperti Buleleng, Karangasem, Klungkung dan Gianyar. Para pedagang yang berasal dari luar sebagian besar adalah pedagang besar. Umumnya, mereka membeli barang dalam jumlah banyak, seperti kol, jeruk, dan lainnya, untuk dijual lagi di tempat lain.


Foto: Jaka Thariq