Berburu Senja di Yogyakarta

Jogja bukan cuma tentang keraton dan Malioboro seperti di layar televisi. Banyak tempat menarik dan asyik yang bisa dikunjungi.

Melihat pemandangan dari atas bukit sambil melihat matahari tenggelam contohnya. Sekali-kali, cobalah keluar dari riuhnya Kota Jogja menuju dataran yang lebih tinggi melihat indahnya senja berpendar kemerahan menyinari kota. Berikut ini beberapa tempat untuk menghabiskan waktu melihat matahari terbenam.


Candi Ratu Boko
Melajulah ke timur Kota Jogja menuju arah Candi Prambanan. Tak jauh dari Candi Prambanan terdapat Candi Ratu Boko yang punya pemandangan sunset yang tak kalah cantik dari Candi Prambanan. Sekitar pukul 17.00 hingga 17.30 adalah waktu yang tepat untuk datang ke sini. Berdirilah di antar gerbang candi dengan posisi kamera yang tepat. Maka foto siluet dengan bulatan matahari sempurna bisa didapatkan.


Pantai Paralayang Parangtritis
Mendengar deburan ombak sambil melihat cakrawala ditemani kicauan burung yang mulai pulang ke sarangnya, di sinilah pemandangan sempurna itu. Jika kita pergi ke pantai Parangtritis, naiklah ke sebuah bukit kecil di mana para pegiat olahraga paralayang memulai langkahnya. Dari sini, benar-benar terlihat indahnya matahari tenggelam di ujung laut selatan Jawa.


Bukit Bintang
Disebut Bukit Bintang karena katanya kita serasa bisa memegang bintang di angkasa. Ada lagi yang bilang, masyarakat menamakannya Bukit Bintang karena pemandangan cahaya lampu kota Jogja dari titik Jalan Wonosari ini terlihat bak kerlap-kerlip bintang.

Tapi bukan malam hari saja jalan menanjak ini terlihat cantik, tapi juga saat matahari tenggelam. Kita akan melihat matahari kemerahan yang pelan-pelan mengatakan selamat tinggal sambil menyelami gedung, jalan, hutan, selokan, daratan, dan perbatasan antara langit dan bumi.


Puncak Becici
Masih di selatan Jogja tepatnya Kabupaten Bantul, Puncak Becici adalah salah satu spot yang syahdu untuk menikmati sunset. Sangat jauh dari keramaian kota dan cenderung dikelilingi oleh sungai dan hutan, di sini kita bisa berhenti sebentar dari macetnya jalanan. Cukup melihat anggunnya matahari yang pamit ke peraduan, kita sudah betah berlama-lama hanya untuk menunggu langit benar-benar gelap.


Puncak Gunung Berapi Purba Nglanggeran
Menuju puncak bukit Gunung Berapi Purba Nglanggeran memang menjadi aktivitas yang cukup melelahkan. Tapi jika kita punya tujuan melihat sunset di puncaknya, maka rasa lelah itu akan benar-benar terbayar.

Gunung Berapi ini disebut purba karena terbentuk dari pembekuan magma sekitar 60 juta tahun lalu. Jadi kita tak perlu takut erupsi karena gunung berapi ini sudah tidak aktif. Meski dibutuhkan waktu 2 jam untuk menuju puncak, tapi pemandangan selama perjalanan sangatlah indah. Belum lagi jika kita bertemu dengan sesama pendaki yang terus menyemangati menuju ke puncak.