Sate Pusut, Olahan Daging Gurih dan Pedas Khas Lombok

Sate pusut adalah makanan khas Lombok yang beda dari banyak sate. Dengan menggunakan daging giling yang dicampur berbagai rempah, rasa dan aroma sate pusut tidak akan mudah dilupakan.

Olahan daging adalah kekuatan kuliner dari Lombok. Berbagai daging yang berasal dari daging sapi, ayam, hingga daging-daging ikan yang segar. Nah, salah satu olahan daging yang wajib Sobat Pesona coba ketika berkunjung ke Lombok adalah sate pusut. Dari tampilannya di atas piring saja, kita akan langsung tertarik dengan ukuran sate yang cukup besar. Pilihan daging sate pusut adalah daging sapi, meskipun bisa juga dicoba dengan daging ayam apabila ingin mencoba variasi yang berbeda.

Daging sate pusut digiling sehingga tekstur yang akan dirasakan di lidah bukanlah tekstur sedikit keras seperti sate yang menggunakan daging utuh, tapi empuk dan mudah dikunyah. Penggunaan daging giling ini sedikit mengingatkan dengan sate lilit khas Bali yang juga menggunakan daging giling. Bedanya, sate pusut punya ukuran yang lebih besar.

Profil rasa yang dominan dari sate pusut adalah rasa pedas yang langsung terasa di lidah. Penggunaan cabe merah dan cabe rawit dalam bumbu baluran menjadikan rasa pedas di sate ini jadi nendang. Ada juga paduan bahan lain, seperti ketumbar yang memberi aroma khas, dan gurih dari bawang putih dan parutan kelapa.

Sobat Pesona juga bisa membuat menu ini di rumah dan divariasikan dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Sate pusut memakai bumbu utama cabai, bawang, gula merah, kelapa parut, santan, dan ketumbar. Bumbu halus lalu dipadukan dengan daging giling, setelah itu adonan diambil dan dililitkan ke tusuk sate. Setelah itu, sate siap dibakar di atas api dan siap untuk disajikan. Makan siang atau makan malam lezat ala Lombok pun terhidang di depan mata...


Foto: Rina Okta, Tu Candra