Yuk, Menyusuri Jalur Pelayaran Festival Pinisi

Pembukaan Festival Pinisi biasanya dilakukan di pelabuhan Leppe’e di Kalumeme, Ujung Bulu, Bulukumba. Acara dibuka dengan doa-doa dan seni pertunjukan Suku Kajang. Kemudian kapal-kapal pinisi yang berjajar rapi, dilepas menuju Pantai Bira.

Festival Phinisi akan dilaksanakan pada tangggal 12 - 15 September 2019. Festival ini adalah merupakan event tahunan yang dilaksanakan oleh Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Festival ini diselengarakan untuk menghormati ketangguhan Perahu Pinisi yang sudah berkeliling dunia serta kemegahan hasil karya masyarakat Bugis dalam membuat sebuah perahu.

Selain untuk menarik wisatawan berkunjung ke Tanjung Bira, festival ini juga membuktikan Indonesia dahulu adalah negara maritim yang besar dengan budaya pelaut dan pembuat kapal yang tangguh. Festival Pinisi secara filosofis mengambarkan bahwa orang Bugis harus tangguh menghadapi segala tantangan kehidupan dan jaman.


Bira, Ikon Wisata Bulukumba
Pembukaan Festival Pinisi biasanya dilakukan di pelabuhan Leppe’e di Kalumeme, Ujung Bulu, Bulukumba. Acara dibuka dengan doa-doa dan penampilan beragam seni pertunjukan khas tradisional Suku Kajang. Kemudian kapal-kapal pinisi yang berjajar rapi akan dilepas menuju Pantai Bira di kawasan Tanjung Bira. Setelah beberapa jam berlayar, sampailah di Pantai Bira. Di pantai tersebut, dalam beberapa hari nantinya akan dilaksanakan beragam acara seni, budaya, maupun aktivitas olahraga.

Pantai Bira ini dipilih, karena ini merupakan ikon dari wisata di Bulukumba. Dengan pesona hamparan pasir putih yang panjang dan gradasi air laut dari hijau sampai biru laut, merupakan suatu keindahan tiada tara.

Pantai yang menghadap ke barat ini bisa dinikmati dari pagi hari sampai malam hari. Di pagi hari kita bisa berlari pagi di pinggir pantai, sambil sesekali kaki dibasahi terpaan ombak kecil yang mengulung santai. Selain itu kita bisa main banana boat yang banyak disewakan di sini. Bagi yang suka snorkeling, bisa menyewa perahu untuk menuju ke Pulau Kambing yang sudah terlihat dari Pantai Bira.

Beranjak siang hari, ini adalah waktu yang sangat cocok, bagi yang suka berburu pesona laut yang jernih dan menawan. Pada saat itu biasanya gradasi perbedaan warna air laut semakin terlihat jelas, apalagi di dukung dengan jernih dan birunya warna langit yang cerah.

Pada sore hari, ini adalah waktu bagus-bagusnya berburu sunset. Meredupnya sinar matahari dengan siluet perahu-perahu yang bergoyang diterpa ombak, menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Sedangkan malam hari bisa dinikmati dengan makan malam di beberapa resto di pinggir pantai, atau sekedar duduk di pasir sambil memandang bulan pun tidak kalah menarik.

Jadi di Festival Pinisi, Sobat Pesona akan disuguhi ragam budaya seni, keindahan dan ketaguhan kapal penisi, serta keindahan pesona laut Pantai Bira. Tidak akan rugi kalo yang menghadiri festival ini. Yuk, berangkat!


Foto : Sigit Wibisono