Telaga Bintang, Objek Wisata Menantang di Raja Ampat

Untuk melihat bentuk bintang secara keseluruhan, Sobat Pesona harus trekking ke Bukit Piaynemo. Butuh waktu sekitar 15 menit untuk sampai di bukit karang tersebut. Jalurnya sempit dan curam. Oleh karena itu, perjalanannya sangat menantang.

Telaga Bintang berlokasi di kawasan Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Kepulauan ini tidak habis-habisnya bila dieksplore tentang wisata alamnya. Bagaimana tidak? Setiap destinasi wisata di Raja Ampat memiliki keunikan tersendiri. Seperti namanya, telaga tersebut memang berbentuk menyerupai bintang dengan lima buah sudut. Selain telaga berbentuk bintang, ada juga destinasi unik lainnya, seperti Wayag dan Piaynemo.

Masyarakat setempat menyebut Telaga Bintang sebagai Laguna Bintang. Keindahan telaga ini sudah termashur sampai mancanegara. Selain itu, telaga tersebut masuk ke dalam destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat mengekplorasi Raja Ampat. Untuk bisa sampai ke telaga ini, kita membutuhkan 2-3 jam perjalanan laut dengan menggunakan speedboat dari Wasai, ibu kota Raja Ampat.

Agar bisa melihat bentuk telaga ini dengan jelas, maka harus dilihat dari Bukit Piaynemo. Oleh karena itu, para pengunjung harus menaiki sebuah batu karang dari Piaynemo. Bukit ini lokasinya berdekatan dengan telaga tersebut yang hanya berjarak sekitar 5 menit dengan menggunakkan speedboat.

Kenapa harus melihat dari Bukit Piaynemo? Sebab jika melihat telaga hanya dari pinggirnya, maka bentuk bintang tidak akan begitu jelas. Butuh waktu sekitar 15 menit untuk sampai di bukit tersebut. Jalurnya sempit dan curam. Oleh karena itu, perjalanannya sangat menantang untuk menyaksikan Telaga Bintang dari Bukit Piaynemo.


Telaga Bintang Menawan, Wisatawan Tertawan
Telaga berbentuk bintang ini memang punya ciri khas sendiri karena bentuknya. Setelah tiba di puncak Bukit Piaynemo, maka akan terlihat jelas keunikan telaga atau Laguna Bintang ini. Pemandangannya sungguh menakjubkan karena gugusan kepulauan di sekitarnya membentuk sebuah bintang yang sangat indah. Selain itu, telaga ini memiliki warna air hijau toska. Airnya pun jernih dan bersih. Tampak awan putih dan lautan lepas di kawasan laguna itu. Hal itu, membuat wisatawan merasa terpukau dan enggan berlalu.

Namun, untuk menjaga keselamatan para wisatawan, kita harus bergiliran menikmati indahnya Laguna Bintang dari Bukit Piaynemo. Sebab, lokasi di atas bukit itu sempit sehingga tidak memungkinkan menampung banyak orang. Bila memungkinkan, sediakan drone atau action cam agar bisa melihat bentuk laguna ini secara sempurna.

Tak jauh dari laguna tersebut terdapat penginapan yang bisa digunakan untuk salat atau ibadah. Namun, harus meminta izin terlebih dahulu kepada pemiliknya.

Selanjutnya, sempatkan juga untuk menikmati panorama di lereng bukitnya yang begitu indah. Di sana ada beberapa bukit kecil yang tinggi ramping dan menjulang di beberapa titik.  Hal ini, jadi mengingatkan panorama dan topografi ala Phi Phi Island di Thailand. 

Pada umumnya, paket wisata ke Piaynemo sudah termasuk berkunjung ke telaga atau Laguna Bintang. Biayanya juga sudah termasuk ke dalam paket wisata yang berkisar sekitar  7 juta rupiah untuk open trip dan sekitar 15 juta rupiah untuk private trip. Biaya tersebut sudah termasuk konservasi masuk Raja Ampat. Selamat menikmati keelokan Telaga Bintang!


Foto: Dionisius Martona