Pura Penataran Gianyar yang Memesona

Pura penataran yang paling terkenal di kabupaten Gianyar adalah Pura Penataran Sasih. Pura Penataran Sasih terletak di Kabupaten Gianyar, tepatnya di Desa Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar, Bali. Pura Penataran Sasih hanya berjarak beberapa ratus meter dari Pura Pusering Jagat.

Pura Penataran Gianyar merupakan bangunan-bangunan cagar budaya yang terdapat di Kabupaten Gianyar, Bali. Kabupaten Gianyar merupakan salah satu kabupaten di Bali yang terkenal akan pura penatarannya. Banyak pura penataran yang di bangun di atas tanah Gianyar, di antaranya Pura Penataran Sasih, Pura Penataran Pande Beng dan Pura Penataran Er Jeruk, Pura Penataran Dukuh, Pura Penataran Agung, Pura Penataran Banjar Tunon, dan lainnya.


Pura Penataran Gianyar dengan Nekara Besar
Pura penataran yang paling terkenal di kabupaten Gianyar adalah Pura Penataran Sasih. Pura Penataran Sasih terletak di Kabupaten Gianyar, tepatnya di Desa Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar, Bali. Pura Penataran Sasih hanya berjarak beberapa ratus meter dari Pura Pusering Jagat.

Pura Penataran Sasih merupakan pura yang terkenal di antara umat Hindu. Pura ini memiliki keunikan yaitu adanya sebuah nekara dari perunggu yang berukuran cukup besar, yaitu dengan panjang 186,5 cm dan disebut sebagai “Bulan Pejeng”. Fungsi dari nekara ini diyakini sebagai sarana prasarana dalam ritual memohon hujan yang dilakukan oleh warga setempat.

Nekara tersebut diyakini dibuat oleh orang-orang zaman pra Hindu. Menurut penelitian,  hal ini dikarenakan umur nekara tersebut lebih tua daripada umur agama Hindu saat masuk ke Indonesia. Akibatnya, nekara tersebut menjadi daya tarik sendiri karena telah berumur sangat tua dan berbentuk cukup besar.

Selain Bulan Pejeng, ada sebuah arca pendeta sebuah kolam berbentuk segilima dengan tepian berbentuk ular, serta patung sepasang gajah dengan posisi membelakangi satu sama lain. Patung gajah tersebut berukuran sedang dan diukir dengan apik sehingga membentuk dua buah patung gajah yang hampir sama persis bentuknya.

Pada kolam yang berbentuk bintang, terdapat sisik ular yang ukir dengan jelas disertai dengan ukiran bulan sabit yang saling bertolak belakang. Ada sebuah patung di teras Pura Penataran Sasih yang memiliki 4 wajah. Patung seperti ini merupakan bentuk patung yang cukup familiar dalam pura milik orang Hindu dan kemungkinan itu adalah patung Brahma dengan keempat wajah masing-masing menghadap ke empat arah mata angin.

Banyak juga patung dewata serta beberapa arca raksasa yang detail pada patungnya sudah mulai memudar seiring waktu berlalu. Patung Ganesha pun juga menjadi salah satu objek yang ada di Pura Penataran Sasih. Pelinggihan yang dibuat untuk menyimpan Nekara Bulan Pejeng terletak memanjang ke belakang dan bentuknya masih cukup terjaga. Nekara ini dianggap sangat suci karena dianggap jatuh dari langit.

Banyak Pura Penataran Gianyar yang terletak di Kabupaten Gianyar. Hal ini menyebabkan Kabupaten Gianyar menjadi salah satu destinasi penting ketika berkunjung ke Bali. Umumnya, pura penataran ini berfungsi sebagai tempat pemujaan para dewa dan tempat melakukan ritual-ritual lainnya. Namun bagi para wisatawan, pura penataran ini merupakan suatu situs sejarah yang perlu diabadikan keindahannya.

Jika Sobat Pesona berkesempatan untuk berkunjung ke Pulau Dewata, pura cantik ini wajib masuk ke dalam daftar tujuan wisata. Yuk, segera rancang liburan Sobat Pesona bersama orang terkasih dan sambangi Pura Penataran Gianyar yang sarat dengan sejarah.


Foto: AZHAR