Menyingkap Prosesi Upacara Odalan

Walau tidak sepopuler Nyepi atau Galungan, upacara Odalan tetap menjadi perayaan yang wajib dilakukan oleh umat Hindu Dharma di Bali.

Sebagai umat Hindu, upacara keagamaan sangatlah penting di sepanjang hidup mereka, seperti prosesi upacara odalan. Sebuah ritual yang selalu dan wajib dilakukan oleh semua umat Hindu di Bali.

Odalan memiliki makna yang dipercaya akan membawa umatnya ke dalam sebuah  kehidupan beragama yang lebih baik. Upacara odalan merupakan sebuah ritual untuk menghormati Dewa yang berada di sebuah Pura.

Upacara odalan diadakan di masing-masing Pura dengan perhitungan yang unik. Perhitungan didasarkan pada Pakuwon Bali, sebuah perhitungan Bali kuno yang masih dipakai hingga sekarang. Prosesi upacara odalan ini dilakukan berdasarkan kepercayaan umat Hindu terhadap tiga unsur, yaitu tradisi yang dilakukan di India, pemujaan warga Bali terhadap leluhur mereka, dan Anisme, yaitu kepercayaan yang meyakini adanya jiwa dalam segala macam benda.

Di Bali, dalam setiap desa biasanya memiliki tiga Pura utama, yaitu Pura Desa, Pura Puseh dan Pura Dalem. Sehingga dalam satu tahun biasanya dilakukan lebih dari satu upacara odalan. Belum lagi dalam sebuah keluarga biasanya juga memiliki Pura sendiri.

Prosesi odalan sangat menjunjung tinggi nilai penghormatan. Bukan itu saja, saat diadakan ritual odalan, upacara ini menjadi sebuah daya tarik tersendiri. Saat ini, upacara odalan adalah salah satu ritual yang menjadi daya tarik wisata dan digemari oleh para wisatawan terutama dari mancanegara.

Upacara odalan biasa dilakukan selama tiga hari. Namun di beberapa Pura bahkan bisa dilakukan selama seminggu lebih. Umat Hindu Dharma biasanya memberikan persembahan berupa buah-buahan, bunga dan kue beras kepada para Dewa di Pura mereka. Persembahan ini dibawa oleh para perempuan di atas kepalanya.

Sebelum dibawa ke Pura, persembahan akan diperciki dengan air suci dari mata air suci di berbagai wilayah. Selain persembahan berupa bahan makanan, mereka biasanya juga mempersembahkan tarian serta kidung-kidung dengan memainkan gamelan Bali.

Saat upacara odalan dilaksanakan, sembahyang serta doa dituntun oleh para pemangku Pura. Setelah doa dipanjatkan serta sembahyang selesai, umat akan melakukan permohonan. Bukan itu saja, masih ada ritual minum air suci dan pulang dengan membawa sesajen yang akan dinikmati bersama dengan keluarga. Umat Hindu yakin, para Dewa telah mengambil sari dari persembahan tersebut.


Foto: AZHAR