Tiga Elemen Dinamis dalam Gerakan Tari Legong

Gerakan legong mengandung tiga elemen gerakan dasar tari Bali yaitu, agem, tandang dan tangkep. Sehingga menjadikan gerakan yang luwes seirama dengan suara gamelan.

Gerakan tari legong dikenal memiliki gerakan yang lentur. Tarian klasik asal Bali ini mulai dikenal sejak abad ke-19. Tari legong biasanya ditampilkan oleh 2 orang wanita memakai kipas.

Kata Legong sendiri berasal dari kata ‘Leg’, yang berarti luwes atau lentur, dan ‘Gong’ yang berarti gamelan. Sehingga tari legong dapat diartikan; gerakan yang luwes seirama dengan suara gamelan. Gamelan yang dimainkan pada tari legong adalah gamelan Semar pagulingan.


Jenis Gerakan Tari Legong
Gerakan legong mengandung tiga elemen gerakan dasar tari Bali yaitu, agem, tandang dan tangkep. Agam merupakan gerakan dasar. Gerakannya melambangkan beberapa tokoh cerita. Penari harus dapat memerankan beberapa tokoh cerita dalam sebuah tarian.

Tandang adalah cara berjalan dan bergerak dalam tarian. Ada berapa jenis dalam  gerakan tari legong, tapi yang sering digunakan, tandang nayok dan tandang niltil. Sedangkan elemen Tangkep merupakan gabungan dasar ekspresi yang ada dalam gerakan tari legong. Gerakannya berupa mimik wajah dan gerakan mata.



Tari legong memiliki beberapa struktur tari. Di antaranya; ‘Pepeson’ yang merupakan pembukaan tarian. Kemudian Pengecet, gerakan tariannya mempunyai bentuk yang abstrak. keduanya merupakan prolog dari cerita dalam tarian.

Teri legong sudah terkenal ke penjuru dunia,  bahkan sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya bangsa. selayaknya sebagai pemilik tarian kita lebih mengenal kebudayan warisan leluhur, Yuk belajar gerakan tari legong agar tarian satu ini tidak usang termakan zaman.


Foto : Azhar