Kerak Telor Legendaris, Racikan Bang Kamal dari Jakarta

Berkunjung ke Jakarta rasanya belum komplet kalau tak menikmati makanan khasnya. Salah satu paling ikonik kuliner dari Jakarta adalah kerak telor.

Ada banyak tempat yang menjual kerak telor di Jakarta. Salah satu kerak telor legendaris di Jakarta adalah Kerak Telor Betawi Buncit Bang Kamal yang ada di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kerak telor Betawi Buncit Bang Kamal ini ikut serta juga dalam ajang Fashion and Jakarta Food Festival, 8 Agustus sampai 8 September 2019.


Warisan Kakek dari Buncit
Kerak telor Bang Kamal ini sudah ada sejak lama. Mustafa yang merupakan adik Bang Kamal mengatakan, kalau kerak telor ini warisan dari kakeknya. Asalnya dari wilayah Buncit, Mampang Prapatan 11, Jakarta Selatan.

Sejak lama orang Mampang Prapatan menjual kerak telor, keliling ke berbagai tempat di  Jakarta. Menurut Mustafa yang pertama menjual kerak telor di Jakarta adanya di Mampang Prapatan 14. Seiring dengan perkembangan zaman, kerak telor Bang Kamal selain ada di Mal  Kelapa Gading juga ada di Bekasi.

Kerak telor sendiri merupakan makanan dengan bahan utama beras ketan, garam, merica. Lalu ada bubuk kelapa muda parut yang disangrai (serundeng), telur ayam atau telur bebek, ebi, dan  bawang goreng.

Cara membuatnya, sederhana dan cepat. Minyak dipanaskan pada wajan, lalu beri bumbu timis. Berikutnya, tuangkan ketan putih pada wajan. Siram dengan 3 sendok makan ar rendaman beras dan biarkan hingga agak kering.

Pada tempat terpisah, kocok 1 butir telur bebek, ½ sendok teh bumbu halus yang sudah ditumis, ½ sendok teh ebi, dan ½ sendok makan bawang merah goreng. Tambahkan pula ? sendok teh gula pasir, serta ? sendok teh garam bubuk.

Selanjutnya, siram campuran ke atas ketan pada wajan lalu aduk sambil diratakan. Lalu, tutup wajan hingga matang lalu balik wajan di atas api, biarkan sampai matang. Fase berikutnya taburkan kelapa sangrai dan bawang goreng di atas kerak telor yang sudah matang.

Penganan ini disajikan sebagai menu makanan ringan atau selingan (kudapan). Sebagai salah satu menu pada industri pariwisata, acara seremonial jamuan makan, stand di acara pameran, atraksi pariwisata dan pentas seni budaya di Jakarta, kerak telor hampir dipastikan akan selalu hadir.


Foto: Rachmad Sadeli