6 Jajanan yang Tak Boleh Dilewatkan di Pekanbaru

Pekanbaru menawarkan keistimewaan dalam hal kuliner. Berburu beragam jajanan khas sangat bisa dilakukan. Dan jarak antara tiap tempat yang cukup berdekatan membuat Pekanbaru wajib dimasukkan sebagai tujuan wisata kuliner.

Pekanbaru atau yang dijuluki Kota Madani mungkin tak banyak muncul sebagai destinasi populer di antara pejalan masa kini. Selain mengeksplor wilayah di sekitar Sungai Siak dan berkunjung ke Istana Siak Sri Inderapura ataupun beberapa jam berkendara menuju Candi Muara Takus, kebanyakan merasa Pekanbaru kurang menggoda.

Padahal, kota ini juga menawarkan keistimewaan dalam hal kuliner. Berburu beragam jajanan khas sangat bisa dilakukan. Dan jarak antara tiap tempat yang cukup berdekatan membuat Pekanbaru wajib dimasukkan sebagai tujuan wisata kuliner. Berikut ini 6 jajanan yang tentunya tak boleh dilewatkan.

1. Es Kopi Susu
Direkomendasikan oleh pegawai hotel, Kedai Kopi Kimteng merupakai kedai kopi tertua di Pekanbaru dan berdiri sejak1965. Nama Kimteng berasal dari nama pendirinya yang merupakan orang Tionghoa asal Singapura. Kedai kopi ini berada di Pasar Bawah. Nah, karena merupakan kedai tertua, jelas kopi yang dijual di sini sangat autentik dan legendaris. 

Kedai Kopi Kimteng - Jalan Senapelan No.22 A-B-C, Kp Bandar, Senapelan, Pekanbaru.

2. Roti Sarikaya
Masih dari Kedai Kopi Kimteng, jajanan ini juga wajib dicoba sebagai teman minum kopi. Apalagi kalau bukan roti sarikaya yang disajikan dibakar atau dipanggang. Uniknya, roti sarikaya di sini dapat dikukus dengan wadah bambu seperti penyajian dimsum. Roti kukus ini sangat spesial karena memakai roti gandum, selain sehat, dimakan hangat terasa begitu nikmat.

3. Sate Ayam Kuah Kacang 
Kalau masih belum kenyang, lanjutkan dengan sate ayam kuah kacang. Cukup sulit menjelaskan rasa kuah kacangnya, agak cair tapi sangat nikmat dan bikin ketagihan. Dipadu dengan lontong dan daging sate yang empuk, sepiring sate akan ludes dalam lima menit.

4. Pisang Goreng Kipas
Buat penyuka goreng-gorengan, cobalah pisang goreng kipas di kedai ini. Berbahan pisang kepok, pisang goreng ini terasa sangat empuk dan renyah, tidak asam dan basah. Dengan ukuran yang lumayan besar, dua potong saja cukup bikin perut terisi. Kalau main di sekitar wilayah Pecinan di Pekanbaru, wajib mencoba pisang goreng ini, juga lumpia gorengnya yang berisi sayur.

Kedai Kopi Serasi 88 - Jalan Dr. Setiabudhi No. 88, Pesisir, Limapuluh, Pekanbaru.

5. Mi Selat Panjang
Masih sejalan dengan Kedai Kopi Serasi 88, di ujung Jalan Setiabudhi terdapat Kedai Kopi Liana. Walaupun menjual kopi, hidangan yang lebih terkenal di kedai ini adalah mi Selat Panjang. Mie khas Riau yang berasal dari wilayah Selat Panjang. Hidangan ini terbuat dari mi kuning yang disajikan dengan mentimun, potongan telur rebus, taoge rebus dan potongan pempek. Kuah yang disiram ada dua macam, kuah kaldu udang dan kuah kacang. Apa pun pilihannya, Mi Selat Panjang sungguh menggoda iman.

Kedai Kopi Liana - Jalan Dr. Setiabudhi No. 165, Pesisir, Limapuluh, Pekanbaru.

6. Bakmi Keriting
Sekilas melihat fotonya di Internet, saya mengira mi ini menggunakan daging babi. Ternyata dugaan saya salah. Potongan daging kemerahan yang menghiasi bakmi keriting di Kedai Megaria adalah daging ayam.

Cobalah bakmi keriting dengan semangkuk pangsitnya. Kuahnya terasa gurih, begitu pula bakminya. Terasa sekali adanya campuran bawang putih. Rasanya memang berbeda dengan bakmi pada umumnya. Bakmi ini lebih mirip bakmi khas Tionghoa atau peranakan.

Ya, kebanyakan kuliner di Pekanbaru memang terpengaruh oleh kuliner Tionghoa. O, ya, jangan lupa pesan minuman sarsaparila Cap Badak untuk menemani wisata kuline Sobat Pesona di Pekanbaru!