Mengintip Misteri di Gelapnya Gua Kontilola Wamena

Udara dingin dan lembab langsung terasa saat memasuki gua. Kedalaman gua Kontilola belum diketahui dengan pasti karena belum ada yang melakukan pemetaan. Gua kelelawar ini menjadi tempat hidup ratusan atau bahkan mungkin ribuan kelelawar. Semakin masuk ke dalam, semakin banyak kelelawar yang membentuk koloni.

Wamena di Papua merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki berjuta pesona. Salah satu pesona itu adalah Gua Kontilola yang menyimpan misteri.  Nama Kontilola berasal dari bahasa Papua “Konti” yang berarti kelelawar dan “Eiola” yang berarti lubang besar atau gua. Dari asal kata tersebut, maka Kontilola dapat diartikan sebagai gua kelelawar.

Gua Kontilola ini terletak di Lembah Baliem, sebelah barat daya kota Wamena dengan jarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota. Perjalanan menuju ke gua Kontilola Wamena ini tidaklah mudah. Para pengunjung harus mendaki perbukitan yang cukup terjal dan menapaki anak tangga mencapai mulut gua.


Koloni Ribuan Kelelawar
Untuk dapat mencapai gua Kontilola, biasanya pengunjung memerlukan jasa pemandu yang membantu mencapai lokasi gua. Perjalanan yang melelahkan akan terbayar saat pengunjung mencapai mulut gua. Di sana, pengunjung akan disuguhi aula besar berhiaskan stalaktit dan stalakmit. Tidak jauh dari aula yang pertama, terdapat aula kedua yang tidak kalah besar dan juga memesona.

Gua Kontilola ini merupakan gua alami yang belum terjamah oleh teknologi manusia. Semua yang ada di dalam gua ini masih sangat alami. Udara dingin dan lembab akan langsung terasa saat memasuki gua. Kedalaman dari gua Kontilola ini belum diketahui dengan pasti karena belum ada yang melakukan pengukuran kedalaman gua.

Gua Kontilola yang berarti gua kelelawar ternyata menjadi tempat hidup ratusan atau bahkan mungkin ribuan kelelawar. Semakin masuk ke dalam gua, akan didapati semakin banyak kelelawar yang membentuk koloni. Di lantai gua terdapat tumpukan kotoran kelelawar yang terlihat menggunung. Saat sore tiba, para kelelawar yang berjumlah ribuan tersebut akan keluar dari dalam gua untuk mencari makanan setelah mereka tidur sepanjang siang.


Lukisan Mahluk Berjari 4, Karya Alien?
Salah satu hal yang menarik dan menjadi misteri dari gua Kontilola Wamena adalah adanya lukisan di dinding gua. Lukisan di dinding gua tersebut tidak seperti perwujudan manusia, namun lebih menyerupai alien. Wajah yang aneh dengan jari berjumlah empat menjadi objek lukisan di dinding gua. Penduduk setempat percaya bahwa pada masa lalu terdapat alien yang tinggal di dalam gua dan menggambar sesuai wujud mereka.

Tiga sosok makhluk tergambar jelas di dinding yang sangat tinggi tersebut. Sosok yang terletak di ujung kanan terlukis dengan kurang jelas. Dua gambar lainnya memiliki garis yang jelas dengan bentuk kepala yang bulat hampir sempurna. Lukisan tersebut sangat jauh dari wajah manusia karena memiliki telinga kecil dan panjang. Bentuk mata yang bulat tanpa bulu mata semakin membuat lukisan tersebut terlihat aneh.

Lukisan di dinding tersebut semakin menjadi misteri karena letaknya yang sangat tinggi dari permukaan gua. Diperkirakan bahwa manusia purba Papua pada zaman dahulu belum mampu untuk mencapai bagian dinding yang terdapat lukisan tersebut. Masyarakat setempat meyakini bahwa lukisan yang terdapat pada dinding gua tersebut bukanlah buatan manusia karena sudah ada sejak zaman nenek moyang mereka.

Hingga saat ini, belum dapat diungkap dengan pasti tentang lukisan-lukisan tersebut. Terdapat banyak pro dan kontra mengenai lukisan di dalam Gua Kontilola. Sepintas, lukisan pada dinding gua menyerupai bentuk alien yang saat ini kita kenal. Hingga saat ini, belum ada penjelasan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan mengenai lukisan di dalam dinding goa. Mungkin suatu saat nanti, akan ada peelitian yang secara khusus menyibak misteri lukisan di dalam dinding gua Kontilola Wamena.


Foto : Jaka Thoriq